Kontroversi Wasit Warnai Inggris vs Argentina
Gambar atau konten salah?
Menjelang laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina, isu soal wasit yang tidak adil kembali mencuat. Banyak pihak menuding pengadil lapangan kerap menguntungkan skuad asuhan Lionel Scaloni selama turnamen berlangsung.
Pertandingan antara Inggris dan Argentina akan digelar pada Rabu, 15 Juli 2026, dini hari WIB di Dallas Stadium. Inggris sendiri berhasil lolos ke semifinal setelah mengalahkan Norwegia dengan skor 2-1 di babak perpanjangan waktu. Sementara itu, Argentina memastikan tempatnya setelah menyingkirkan Swiss dengan skor 3-1, juga lewat extra time.
Namun, kelolosan Argentina tidak lepas dari kontroversi. Swiss merasa sangat dirugikan oleh keputusan wasit yang mereka anggap berat sebelah. Kekesalan itu memuncak setelah Breel Embolo mendapat kartu merah pada menit ke-72, sebuah keputusan yang dianggap terlalu keras oleh tim lawan.
"Saat wasit memihak lawan, semuanya jadi sulit. Pelanggaran kecil saja dihukum, tapi setiap kali pemain Argentina melakukan diving atau pelanggaran, tidak ada konsekuensi," ujar pemain Swiss, Manuel Akanji, seperti dikutip dari The Sun. Ia menambahkan, "Saya biasanya tidak suka mengkritik wasit, tapi saya belum pernah merasakan pertandingan sepihak seperti hari ini."
Swiss bukan satu-satunya tim yang mengeluhkan hal serupa. Sebelumnya, Timnas Mesir juga melontarkan protes keras saat mereka tersingkir oleh Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2026 dengan skor 3-2. Mesir marah besar karena wasit membatalkan gol yang dicetak Ziko. Selain itu, mereka menuduh ada pelanggaran dalam proses terciptanya gol ketiga Argentina.
Pelatih Mesir, Hossam Hassan, bahkan secara terbuka menuduh Argentina dibantu oleh wasit dan FIFA untuk meraih kemenangan. "Dalam sepak bola, kadang ada faktor di luar teknis yang ikut bermain. Juara dunia itu (Argentina) mendapat bantuan di semua lini," kata Hassan.
Pihak Argentina membantah keras tuduhan tersebut. Pelatih Lionel Scaloni menyebut kritik semacam itu muncul hanya karena banyak orang tidak suka melihat timnya menjadi juara.
Bicara soal kontroversi wasit, Inggris punya pengalaman pahit sendiri saat berhadapan dengan Argentina di Piala Dunia. Dua kejadian paling terkenal terjadi pada edisi 1986 dan 1998.
Pada perempatfinal Piala Dunia 1986, Inggris kalah 1-2 dari Argentina. Salah satu gol legendaris Diego Maradona tercipta menggunakan tangan, yang kemudian dikenal sebagai 'Gol Tangan Tuhan'. Wasit saat itu tidak melihat pelanggaran tersebut.
Dua belas tahun kemudian, di babak 16 besar Piala Dunia 1998, kedua tim kembali bertemu. Pertandingan berakhir 2-2 dan Argentina menang adu penalti 4-3. Laga itu diwarnai kartu merah kontroversial yang diterima David Beckham. Beckham dijatuhkan oleh Diego Simeone di awal babak kedua. Saat berbaring, Beckham dengan kesal mengayunkan kaki kanannya ke arah betis Simeone. Simeone pun jatuh, dan wasit langsung mengeluarkan kartu merah untuk Beckham. Bertahun-tahun kemudian, Simeone mengakui bahwa ia sengaja membesar-besarkan reaksi agar Beckham diusir dari lapangan.
Secara keseluruhan, Inggris dan Argentina telah bertemu lima kali di Piala Dunia sejak 1962. Inggris unggul dengan tiga kemenangan, terakhir pada tahun 2002. Dua kekalahan Inggris terjadi pada edisi 1986 dan 1998.
Berikut rekor pertemuan Inggris vs Argentina di Piala Dunia:
- 1962: Inggris 3-1 Argentina (fase grup)
- 1966: Inggris 1-0 Argentina (perempatfinal)
- 1986: Argentina 2-1 Inggris (perempatfinal)
- 1998: Argentina 2-2 Inggris (16 besar, Argentina menang adu penalti 4-3)
- 2002: Inggris 1-0 Argentina (fase grup)
Dari fakta-fakta yang ada, tuduhan keberpihakan wasit terhadap Argentina di Piala Dunia 2026 bukanlah hal baru. Sejarah mencatat, pertemuan Inggris dan Argentina di turnamen ini kerap diwarnai keputusan kontroversial yang mempengaruhi hasil akhir pertandingan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
