24 Pejabat Utama dan Kapolres Polda Sumut Resmi Dilantik

Dewi M. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
24 Pejabat Utama dan Kapolres Polda Sumut Resmi Dilantik

Gambar atau konten salah?

Sebanyak 24 pejabat utama dan kapolres di lingkungan Kepolisian Daerah Sumatera Utara resmi dilantik. Upacara pelantikan berlangsung di Lapangan KS Tubun, Markas Polda Sumut, Kota Medan.

Kapolda Sumut, Inspektur Jenderal Whisnu Hermawan Februanto, menyampaikan bahwa mutasi jabatan adalah proses yang lumrah dalam tubuh Polri. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk memperkuat kinerja kepolisian dalam menghadapi tantangan tugas yang terus berubah.

"Proses ini merupakan upaya strategis untuk memperkuat kinerja Polri dalam menghadapi berbagai tantangan dan tuntutan tugas yang terus berkembang," kata Whisnu pada Senin, 13 Juli 2026.

Dalam upacara tersebut, sejumlah pejabat utama Polda Sumut melakukan serah terima jabatan. Beberapa posisi yang berganti antara lain Direktur Reserse Kriminal Umum, Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi, Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Direktur Intelijen dan Keamanan, Direktur Reserse Kriminal Khusus, Direktur Pengamanan Objek Vital, Kepala Bidang Hukum, Direktur Pembinaan Masyarakat, Kepala Bidang Keuangan, Komandan Satuan Brimob, Kepala Sekolah Polisi Negara, Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Medan, serta pelantikan Direktur Lalu Lintas dan Kepala Bidang Laboratorium Forensik.

Selain itu, sejumlah kapolres juga mengalami pergantian. Wilayah yang terkena mutasi meliputi Batu Bara, Langkat, Tapanuli Utara, Nias Selatan, Padangsidimpuan, Pelabuhan Belawan, Labuhanbatu Selatan, Binjai, dan Tapanuli Selatan. Sementara itu, jabatan Kapolres Padang Lawas Utara diisi melalui proses pelantikan.

Whisnu juga memberikan ucapan selamat kepada Brigadir Jenderal Ricko Taruna Mauruh yang mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Ia berharap tanggung jawab baru itu bisa dijalankan dengan baik dan memberikan kontribusi lebih besar bagi institusi Polri.

Para pejabat yang baru dilantik diminta segera menyesuaikan diri dengan dinamika tugas dan karakteristik wilayah hukum masing-masing. Whisnu menekankan bahwa mereka harus mampu menghadirkan inovasi dan semangat baru dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

"Saya yakin dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki, saudara akan mampu menghadirkan inovasi serta semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Sumatera Utara," ujarnya.

Whisnu menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan sekadar posisi struktural. Setiap pemimpin di lingkungan Polri dituntut menjadi teladan melalui integritas, disiplin, profesionalisme, serta keteladanan dalam menjalankan tugas.

Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan yang baik akan melahirkan budaya organisasi yang kuat. Hal ini diharapkan mampu menekan berbagai bentuk pelanggaran personel menuju target nihil pelanggaran.

"Jagalah dan tunaikan amanah jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Ciptakan prestasi, loyalitas, serta torehkan kinerja terbaik selama mengemban tugas di Polda Sumatera Utara," tegasnya.

Pergantian pejabat ini merupakan bagian dari rotasi rutin di tubuh Polri. Tujuannya adalah menyegarkan organisasi dan menempatkan orang yang tepat di posisi yang sesuai. Whisnu menekankan bahwa jabatan bukan sekadar posisi, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada institusi dan masyarakat.

PelantikanPejabatKapolresPolda SumutMutasiKapoldaAmanah

Komentar

Memuat komentar...