Kurban: Hindari Sembelit, Minum Air, Tambah Serat

Agus P. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 76 dibaca
Bisik.id
Kurban: Hindari Sembelit, Minum Air, Tambah Serat

Gambar atau konten salah?

Iduladha, perayaan yang menandai akhir bulan puasa, biasanya diperingati dengan hidangan daging sapi dan kambing. Namun, di balik rasa nikmatnya, ada risiko kesehatan bila daging dikonsumsi berlebihan. Konsumsi daging dalam jumlah besar dapat memicu masalah pencernaan yang tidak diinginkan pada tubuh.

Konstipasi, atau sembelit, seringkali menjadi keluhan utama. Konstipasi membuat seseorang sulit buang air besar, feses menjadi keras, dan harus mengejan berlebihan. Konstipasi dapat menimbulkan rasa tidak puas setelah BAB dan memerlukan waktu lama di WC.

Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya, Ira Purnamasari, menjelaskan bahwa daging merah mengandung lemak tinggi. Lebih banyak lemak membuat sistem pencernaan memerlukan waktu lebih lama. Ia juga menambahkan, "Daging merah juga mengandung serat protein yang keras dan zat besi yang tinggi sehingga mengakibatkan feses menjadi lebih keras dan menggumpal. Kondisi tersebut mengakibatkan usus harus bekerja lebih ekstra dalam mengeluarkan feses," katanya pada Rabu (28 Mei 2026).

Gejala sembelit biasanya meliputi perut terasa penuh, peningkatan kentut, penurunan frekuensi BAB, serta feses yang keras dan kering. Penderita juga sering mengejan berlebihan dan kadang mengalami BAB berdarah. "Setelah BAB penderita merasa tidak puas dan seperti ada yang mengganjal, lalu membutuhkan waktu lebih lama saat di WC," ujar Ira.

Untuk mencegah sembelit setelah menyantap daging kurban, ia menyarankan beberapa langkah praktis:

  • Minum air putih minimal dua liter per hari agar pencernaan tetap lancar.
  • Perbanyak buah dan sayur kaya serat. "Salah satunya buah pepaya yang sudah tidak diragukan fungsinya dalam melancarkan BAB. Sayuran hijau juga mengandung tinggi serat yang baik dikonsumsi untuk melancarkan BAB," jelasnya.
  • Masukkan makanan probiotik seperti tempe dan yogurt. "Sama seperti tempe, yogurt juga mengandung probiotik yang dapat membantu melancarkan proses pencernaan," pungkasnya.

Dengan menjaga hidrasi, menambah serat, dan memanfaatkan probiotik, risiko sembelit dapat diminimalkan. Masyarakat disarankan untuk tidak hanya menikmati daging kurban, tetapi juga memperhatikan pola makan yang seimbang agar sistem pencernaan tetap sehat. (ihc/ihc)

Iduladhadaging merahsembelitseratprobiotikhidrasipencernaan

Komentar

Memuat komentar...