Lampung Rayakan 1 Muharram: Pawai Obor dan Lomba Islami
Gambar atau konten salah?
1 Muharram, yang dikenal sebagai Tahun Baru Islam, menjadi momen penting bagi umat Muslim di Indonesia. Di Lampung, perayaan ini lebih dari sekadar pergantian tahun kalender Hijriah. Tradisi yang masih dijaga hingga kini menampilkan nilai keagamaan sekaligus kekayaan budaya lokal.
Berikut beberapa tradisi 1 Muharram di Lampung yang tetap dilestarikan: pawai obor, doa bersama dan istighatsah, lomba Islami, tumpengan dan makan bersama, serta pengajian dan ceramah keagamaan. Setiap kegiatan memiliki makna tersendiri bagi masyarakat setempat.
-
Pawai Obor
Menurut akun Instagram resmi @tendinglampung, pawai obor adalah tradisi paling dikenal di Lampung. Pawai biasanya digelar pada malam pergantian tahun Hijriah. Masyarakat dari segala usia—anak, remaja, dan dewasa—berpartisipasi. Mereka berjalan berkeliling kampung atau lingkungan sambil membawa obor yang menyala. Suasana semakin meriah dengan lantunan sholawat, takbir, dan syiar Islam. Di beberapa wilayah, pawai tidak hanya berjalan kaki; ada juga iring-iringan kendaraan atau mobil yang memimpin barisan di depan. Tradisi ini menjadi simbol semangat dan kebersamaan dalam menyambut Tahun Baru Islam.
-
Doa Bersama dan Istighatsah
Melansir laman MUI Lampung Digital, masyarakat Lampung sering menggelar doa bersama dan istighatsah sebagai bentuk rasa syukur atas datangnya Tahun Baru Islam. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan di masjid, mushola, atau balai pertemuan warga, melibatkan tokoh agama dan warga. Melalui doa bersama, umat memohon keselamatan, keberkahan, dan kemudahan dalam menjalani kehidupan di tahun baru. Selain nilai spiritual, kegiatan ini juga mempererat hubungan antarwarga dan memperkuat ukhuwah Islamiah.
-
Lomba Islami
Beberapa tahun terakhir, sejumlah masjid di Lampung mulai mengadakan lomba Islami untuk anak-anak. Tujuannya mengenalkan nilai keislaman dan menumbuhkan cinta terhadap masjid sejak dini. Perlombaan yang sering digelar meliputi lomba adzan, mewarnai kaligrafi, hafalan doa harian, dan cerdas cermat Islami. Kegiatan ini tidak hanya edukatif, tetapi juga memberi ruang bagi anak-anak untuk belajar, berinteraksi, dan mengisi waktu dengan aktivitas positif.
-
Tumpengan dan Makan Bersama
Tradisi tumpengan masih dapat ditemukan di beberapa daerah Lampung saat peringatan 1 Muharram. Masyarakat membawa berbagai makanan dan hidangan yang kemudian dinikmati bersama setelah doa dan pengajian selesai. Tradisi ini menjadi simbol rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang telah diberikan. Makan bersama juga mencerminkan nilai gotong royong, kebersamaan, dan keharmonisan yang sudah lama menjadi bagian kehidupan masyarakat Lampung.
-
Pengajian dan Ceramah Keagamaan
Pengajian dan ceramah agama hampir selalu hadir dalam peringatan Tahun Baru Islam di Lampung. Kegiatan ini biasanya menghadirkan ustaz atau tokoh agama untuk menyampaikan tausiah mengenai makna hijrah dan pentingnya introspeksi diri. Melalui pengajian, masyarakat diajak menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai kesempatan memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah. Tradisi ini tidak hanya keagamaan, tetapi juga sarana pendidikan spiritual bagi masyarakat.
Tradisi 1 Muharram di Lampung menunjukkan bagaimana nilai keagamaan dapat terjalin dengan budaya lokal. Masyarakat tidak hanya menunggu pergantian tahun, tetapi juga merayakannya melalui kegiatan yang mempererat silaturahmi, menumbuhkan rasa syukur, dan menanamkan nilai moral pada generasi muda. Dengan melestarikan tradisi ini, Lampung menjaga warisan budaya yang telah diwariskan turun‑turun, sekaligus menegaskan identitas komunitas Muslim di wilayah tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
