Muara Enim Sambut 1 Muharram dengan Pawai Obor dan Lemang
Gambar atau konten salah?
Perayaan Tahun Baru Islam, atau 1 Muharram, menjadi momen penting bagi umat Muslim di seluruh Indonesia. Setiap wilayah mengekspresikan kebersamaan dan nilai spiritualnya lewat tradisi yang unik. Salah satu daerah yang menonjol dalam menyambut 1 Muharram adalah Sumatera Selatan, khususnya di Kabupaten Muara Enim.
Di Muara Enim, tradisi 1 Muharram tidak sekadar ibadah; ia juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dan menampilkan kekayaan budaya lokal. Jurnal berjudul Tradisi di Muara Enim dalam Memperingati Tahun Baru Islam karya Ayun Sofiana dan rekan-rekannya menguraikan lima tradisi utama yang biasa dipraktikkan di daerah ini.
Berikut tradisi-tradisi tersebut:
- Pawai Obor Keliling Kampung
- Dzikir dan Doa Bersama
- Ceramah Agama dan Tausyiah
- Pertunjukan Seni Tradisional
- Pembuatan Lemang Bersama
Pawai Obor Keliling Kampung adalah acara yang paling dinantikan. Setelah shalat maghrib, warga berkumpul di titik pusat yang telah ditentukan. Mereka membawa obor bambu yang sudah dinyalakan. Pawai ini mengelilingi kampung sesuai rute yang telah diatur, sambil melantunkan shalawat dan takbir. Semua usia, dari anak-anak hingga orang tua, ikut serta, menandakan rasa kebersamaan yang mendalam.
Setelah pawai selesai, Dzikir dan Doa Bersama biasanya diadakan di masjid atau musholla setempat. Dzikir dipimpin oleh tokoh agama lokal, memimpin jamaah melantunkan kalimat‑kalimat thayyibah dan doa khusus menyambut tahun baru. Suasana tenang dan penuh harapan terasa di setiap lantunan doa.
Acara Ceramah Agama dan Tausyiah sering diputar di hari menjelang atau sesudah 1 Muharram. Di masjid atau balai desa, para ulama menyampaikan ceramah dengan tema yang beragam. Fokusnya biasanya pada makna hijrah, refleksi diri, dan pentingnya menjaga nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari‑hari. Ceramah ini menjadi ajang edukasi sekaligus pengingat akan nilai spiritual.
Di tingkat kecamatan atau kabupaten, Pertunjukan Seni Tradisional menjadi bagian penting dari perayaan. Hadroh, marawis, dan tarian tradisional yang mengandung pesan keagamaan dan budaya lokal dipentaskan. Pertunjukan ini tidak hanya menjadi sarana dakwah yang menarik bagi generasi muda, tetapi juga membantu melestarikan kesenian daerah yang memiliki nilai islami.
Tradisi yang paling menarik adalah Pembuatan Lemang Bersama. Kegiatan ini biasanya dimulai beberapa hari menjelang 1 Muharram. Para warga, terutama perempuan, berkumpul di halaman rumah atau tempat umum untuk menyiapkan lemang. Proses pembuatan, mulai dari menyiapkan ketan, mencampur santan, hingga menempatkan adonan di dalam bambu dan membakar di atas tungku, memakan waktu lama. Namun, setiap langkah menjadi ruang silaturahmi, mempererat hubungan antarwarga. Setelah lemang matang, hasilnya dinikmati bersama setelah rangkaian kegiatan selesai.
Dengan lima tradisi tersebut, 1 Muharram di Muara Enim menjadi perayaan yang penuh makna. Kegiatan diatur sedemikian rupa agar setiap warga dapat berpartisipasi, baik secara spiritual maupun sosial. Tradisi ini tidak hanya menegaskan identitas budaya, tetapi juga memperkuat ikatan komunitas, menumbuhkan rasa kebersamaan, dan mengingatkan akan nilai-nilai Islam yang mendasari kehidupan sehari‑hari.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
