Lari Maraton Tingkatkan Risiko Gangguan Irama Jantung
Gambar atau konten salah?
Olahraga rutin penting untuk jantung. Namun, aktivitas fisik yang sangat berat, contohnya lari maraton, bisa meningkatkan risiko masalah irama jantung. Kondisi ini dikenal sebagai Atrial Fibrillation (AFib).
Prof Dr dr Yoga Yuniadi, SpJP (K), seorang profesor kardiologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) sekaligus konsultan aritmia, menyampaikan hal ini. Menurut Prof Yoga, orang yang rutin melakukan olahraga intensitas tinggi seperti lari maraton memiliki angka kejadian AFib yang lebih tinggi. AFib adalah salah satu jenis gangguan irama jantung yang paling sering ditemui.
Ia menyebutkan, masalahnya terletak pada Atrial Myopathy. Ini adalah perubahan struktur pada serambi jantung. Perubahan ini mengganggu sistem kelistrikan jantung. Akibatnya, muncul gangguan irama atau aritmia.
Aritmia sendiri merupakan faktor risiko untuk masalah jantung yang lebih serius, termasuk stroke. Hal ini disampaikan Prof Yoga pada Kamis (5/3/2026).
Apakah ini berarti lari maraton berbahaya? Kunci utamanya, kata Prof Yoga, adalah jangan memberikan beban berlebihan pada jantung. Penting juga memberi waktu bagi sel-sel jantung untuk memperbaiki diri setelah rusak.
“Masalahnya ada pada jeda, yaitu kebutuhan fase pemulihan. Fase pemulihan ini harus cukup setelah olahraga intensitas tinggi. Tujuannya agar jantung punya kesempatan untuk pulih,” ujar Prof Yoga.
Ia menegaskan, penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa jika seseorang terlalu kompetitif dan sering berolahraga tanpa jeda pemulihan yang cukup, kejadian aritmia, khususnya atrial fibrilasi, akan meningkat.
Intinya, intensitas olahraga perlu diimbangi dengan waktu istirahat yang memadai agar jantung dapat berfungsi normal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Menyundul Bola Aman? Dokter Saraf Buka Suara
Rodri Bangkit dari Cedera Horor, Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia
Hyrox Bukan Lari Biasa, Butuh Latihan Total Tubuh
Lamine Yamal Tumbuh 10 Cm dalam Setahun
Dokter: Risiko Cedera Hyrox Tak Main-Main
Tuchel Izinkan Pemain Bercinta, Dilarang Saat Hari Pertandingan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
