Lei Jun: Harga Smartphone Akan Naik Karena Biaya Memori

Dedi S. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 80 dibaca
Bisik.id
Lei Jun: Harga Smartphone Akan Naik Karena Biaya Memori

Gambar atau konten salah?

Lei Jun, CEO Xiaomi, mengingatkan bahwa harga smartphone akan terus naik selama beberapa tahun ke depan. Ia menyoroti lonjakan biaya memori sebagai penyebab utama kenaikan tersebut.

Selama peluncuran Xiaomi 17 Max pekan lalu, Lei Jun menyampaikan bahwa konsumen yang biasanya mengganti ponsel setiap tahun mungkin perlu mempertimbangkan upgrade lebih cepat. Ia menegaskan bahwa kenaikan biaya komponen, khususnya memori, akan membuat harga smartphone semakin mahal di masa depan.

Menurut Lei Jun, biaya chip memori diperkirakan akan terus naik setidaknya hingga dua tahun ke depan. Kenaikan ini menekan industri smartphone secara keseluruhan. Ia juga menambahkan bahwa Xiaomi berusaha mengurangi dampak bagi pelanggan dengan meningkatkan efisiensi rantai pasok dan mengoptimalkan teknologi internal.

Di sisi lain, Xiaomi berupaya menyerap sebagian kenaikan biaya produksi daripada langsung menambah beban pada konsumen. Namun, Lei Jun mengisyaratkan bahwa menjaga harga smartphone tetap stabil akan menjadi lebih sulit jika biaya memori terus meningkat seperti laju saat ini.

Belum lama ini, Lu Weibing, Presiden Xiaomi Group, juga memperingatkan hal serupa melalui livestream di media sosial. Ia memprediksi harga beberapa ponsel premium akan mencapai 10.000 yuan atau sekitar Rp 26,2 jutaan pada akhir tahun ini. Lu Weibing juga mengklaim bahwa kenaikan harga memori akan berlanjut setidaknya hingga akhir tahun 2027, dan mungkin akan semakin lama hingga tahun 2028.

Efek kenaikan harga memori sudah terasa di pasar smartphone China. Sejak 1 Maret 2025, harga smartphone di sana meningkat antara 200 sampai 400 yuan karena komponen yang lebih mahal.

Secara keseluruhan, tren kenaikan biaya memori menandakan bahwa biaya produksi smartphone akan terus meningkat. Konsumen diharapkan menyesuaikan ekspektasi harga di masa depan, sementara produsen seperti Xiaomi berusaha menyeimbangkan antara biaya produksi dan harga jual.

Lei JunXiaomiharga smartphonebiaya memorikenaikan biayaXiaomi 17 Maxrantai pasok

Komentar

Memuat komentar...