LPDP-Australia 2026: Pendaftaran Dibuka 02 April Tutup 04 Mei
Gambar atau konten salah?
LPDP-Australia Awards 2026 dibuka pada 02 April 2026. Program ini menawarkan bantuan studi lanjut untuk gelar S2 di universitas-universitas Australia. Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, menegaskan bahwa penerima beasiswa akan ditanggung seluruh biaya kuliah. Ia juga menambahkan bahwa beasiswa mencakup persiapan akademik, tes bahasa Inggris, pengembangan diri, dan pengembangan profesional.
“Melalui Beasiswa LPDP‑Australia Awards, kami berinvestasi dalam generasi pemimpin masa depan Indonesia dengan memberikan akses ke pendidikan kelas dunia, jaringan global, serta keterampilan yang dibutuhkan untuk mendorong perubahan yang bermakna dan berkelanjutan,” kata Brazier pada 02 April 2026.
Pengumuman resmi menyatakan bahwa pendaftaran akan ditutup pada 04 Mei 2026. Berikut rincian komponen bantuan yang disediakan:
- Dana Pendidikan:
- Biaya kuliah (tuition fee)
- Biaya pendaftaran
- Uang tunjangan buku
- Biaya penelitian tesis
- Biaya seminar internasional (di supplementary academic support)
- Biaya publikasi jurnal internasional
- Dana Pendukung:
- Transportasi
- Pengajuan visa
- Asuransi kesehatan
- Biaya kedatangan
- Biaya hidup bulanan
- Biaya lomba internasional
- Dana keadaan darurat (jika diperlukan)
- Dana Tambahan (selama memenuhi kriteria):
- Pre‑course departure training
- Dukungan disabilitas
- Program akademik pengantar
- Medical check‑up saat pembuatan visa
- Supplementary academic support
- Reunion airfare
Persyaratan pendaftar meliputi:
- Sudah menyelesaikan D4 dan S1; tidak dapat mendaftar jika sudah memiliki gelar S2.
- Mahasiswa luar negeri harus melampirkan ijazah penyetaraan dan konversi IPK dari Kemdikbud.
- Mahasiswa yang sedang menempuh studi dapat mendaftar jika program tujuan berbeda dan bersedia mengundurkan diri jika diterima.
- Dokter spesialis/subspesialis harus menyelesaikan jenjang sebelumnya sebelum menerima beasiswa.
- Mahasiswa yang pernah menempuh studi namun tidak menyelesaikannya dapat mendaftar dengan surat pemberhentian.
- Surat rekomendasi berbahasa Inggris harus diterbitkan paling lama satu tahun sebelum pendaftaran.
- PNS/CPNS wajib memiliki surat usulan minimal dari eselon I.
- Menulis profil diri dan komitmen kembali ke Indonesia.
- Melampirkan bukti publikasi ilmiah (jika ada).
- Berusia maksimal 41 tahun pada 31 Desember 2026.
- IPK minimal 3,00.
- Menyerahkan sertifikat kemampuan bahasa.
Proses pendaftaran terdiri dari:
- Buka laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/2.
- Lengkapi data diri.
- Unggah dokumen seperti daftar riwayat hidup, esai, surat rekomendasi, sertifikat bahasa Inggris, dan dokumen lain yang diminta.
- Submit dokumen sebelum batas akhir pendaftaran.
LPDP-Australia Awards 2026 menandai langkah konkret dalam menyediakan akses pendidikan tinggi di luar negeri bagi calon pemimpin Indonesia. Dengan dukungan finansial yang komprehensif, program ini bertujuan mempersiapkan peserta untuk berkontribusi pada perubahan yang berkelanjutan di tanah air.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
KJP Plus Tahap I 2026 Mulai Cair, Siswa SD Paling Banyak
Pendaftaran Beasiswa S1 Jepang Rp496 Juta Dibuka 1 Juli 2026
Kemdiktisaintek Buka Beasiswa Doktor untuk Dosen 2026
SIPKA‑Guru 2026: Guru Dapat Beasiswa S1/D4 dengan RPL
Hasil Seleksi Administrasi Beasiswa BIB 2026 Tayang 16 Juni
Kemdiktisaintek Buka Pendaftaran Beasiswa Pra‑Doktoral 2026
Berita Terbaru
Ambulans Boleh Terobos Lampu Merah, Ini Aturannya
Inggris Ungguli Meksiko 2-1 di Babak Pertama Piala Dunia
Haaland Bantai Brasil, Norwegia Laju ke Perempat Final
Pagar Roboh di Konser Denny Caknan, Dua Petugas Terluka
BBK Satukan Oppo, OnePlus, dan Realme dalam Satu OS
Kurang Bayar Pajak ASN Tembus Rp9,16 Triliun
Kemendikdasmen Rilis Panduan MPLS 2026
Dari Pegawai Bank ke Timnas Cape Verde
