MacBook Neo Hadir di Indonesia: Harga Mulai Rp 9,9 Juta

Fandi R. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 105 dibaca
Bisik.id
MacBook Neo Hadir di Indonesia: Harga Mulai Rp 9,9 Juta

Gambar atau konten salah?

Di Indonesia, konsumen kini dapat membeli MacBook Neo, laptop entry‑level terbaru dari Apple. MacBook Neo hadir dengan desain yang ringan dan performa yang cukup kuat, menjadikannya pilihan menarik bagi banyak orang.

MacBook Neo sudah tersedia di jaringan Apple Authorized Reseller (AAR) di Tanah Air, termasuk iBox, Digimap, Blibli, dan Hello Store. Dengan jaringan ini, pelanggan tidak perlu lagi menunggu pre‑order, melainkan bisa langsung membeli di toko fisik atau memesan online.

“Kami sangat antusias untuk secara resmi menghadirkan MacBook Neo kepada pelanggan di Indonesia, khususnya melalui jaringan iBox sebagai Apple Premium Reseller. Produk ini menjadi pilihan yang menarik bagi semakin banyak konsumen yang mencari performa tinggi, desain premium, serta harga yang lebih terjangkau dalam satu perangkat,” kata Joy Wahyudi, CEO Erajaya Digital, pada acara peluncuran di Jakarta, Jumat 22 Mei 2026.

Erajaya Digital meresmikan penjualan MacBook Neo lewat acara peluncuran di Mal Kota Kasablanka pada 22-24 Mei 2026. Selama periode pameran, iBox menawarkan beberapa penawaran eksklusif. Acara ini menarik banyak pengunjung yang ingin melihat langsung spesifikasi dan mencoba demo perangkat.

  • Harga spesial mulai dari Rp 9,9 juta dengan bebas cicilan hingga 2 bulan menggunakan metode pembayaran tertentu (selama kuota masih tersedia).
  • Bonus perlindungan perangkat Mac hingga 12 bulan.

Penawaran ini bertujuan membuat pembelian lebih mudah dan aman bagi konsumen.

MacBook Neo hadir dalam dua varian konfigurasi memori. Berdasarkan pantauan situs resmi reseller, harganya sebagai berikut:

Varian RAM 8 GB / Penyimpanan 256 GB: Rp 10.749.000

Varian RAM 8 GB / Penyimpanan 512 GB: Rp 12.999.000

Harga ini menempatkan MacBook Neo sebagai opsi paling terjangkau di keluarga Mac.

Perangkat ini pertama kali diperkenalkan secara global pada Maret 2026 dan langsung menarik perhatian publik. MacBook Neo menjadi MacBook pertama yang ditenagai oleh chip seri A turunan iPhone, yaitu chip A18 Pro. Penggunaan chip A18 Pro diharapkan memberikan efisiensi daya dan kinerja yang kompetitif dibandingkan chip M yang biasa dipakai di MacBook Air dan Pro.

Apple menargetkan pelajar, pengguna yang baru ingin beralih ke ekosistem Mac, dan konsumen yang hanya membutuhkan laptop tangguh untuk komputasi harian dengan harga lebih bersahabat. Strategi ini menyesuaikan dengan kebutuhan pasar Indonesia yang semakin menuntut perangkat komputasi yang kuat namun tetap terjangkau.

Meskipun berada di kelas entry‑level, MacBook Neo tetap menampilkan spesifikasi mumpuni dan desain premium ala lini Air. Layar Liquid Retina berukuran 13 inci dengan resolusi 2408 x 1506 piksel. Layar ini menawarkan warna yang tajam dan pencahayaan yang cukup terang, cocok untuk penggunaan sehari‑hari maupun presentasi.

Desainnya tipis dan ringan, bobot hanya 1,23 kilogram. Tersedia dalam empat warna segar: Silver, Blush, Citrus, dan Indigo. Konektivitas mencakup dua port USB‑C, jack audio 3,5 mm, serta dukungan Wi‑Fi 6E dan Bluetooth 6. Fitur koneksi ini memastikan konektivitas cepat dan stabil untuk streaming, gaming ringan, atau pekerjaan kolaboratif.

Perangkat dilengkapi kamera FaceTime HD 1080p dan langsung berjalan pada sistem operasi macOS Tahoe. FaceTime HD 1080p memberikan kualitas video yang baik untuk panggilan video, sementara macOS Tahoe menawarkan antarmuka yang familiar bagi pengguna macOS.

MacBook Neo diharapkan menjadi gerbang masuk bagi pengguna kasual untuk mencicipi keandalan dan mulusnya ekosistem komputasi Apple. Dengan harga yang kompetitif, laptop ini dapat menjadi alternatif bagi mereka yang sebelumnya menggunakan perangkat Windows atau Android.

Dengan harga mulai Rp 9,9 juta, MacBook Neo menawarkan kombinasi performa tinggi, desain premium, dan harga terjangkau di kelas entry‑level, membuatnya menjadi opsi menarik bagi banyak konsumen. Keberadaan MacBook Neo di pasar Indonesia menandai langkah strategis Apple untuk memperluas pangsa pasar di segmen entry‑level.

MacBook NeoAppleAARChip A18 PromacOS TahoeiBoxHarga terjangkau

Komentar

Memuat komentar...