Macet Parah di Simpang Bandara Palembang karena Perbaikan Jalan

Bayu K. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 67 dibaca
Bisik.id
Macet Parah di Simpang Bandara Palembang karena Perbaikan Jalan

Gambar atau konten salah?

Simpang Bandara di kawasan Tanjung Api-api, Kecamatan Sukarami Kota Palembang, sedang mengalami kemacetan parah. Penyebabnya adalah perbaikan jalan di Gasing, Banyuasin, Sumatera Selatan.

Macet ini tidak hanya terbatas di area tersebut. Kendaraan terus menumpuk hingga ke arah Gasing, Banyuasin dan ke Jalan Noerdin Panji di Simpang Bandara. Jalan yang sedang diperbaiki menjadi jalur utama bagi lalu lintas, sehingga setiap kendaraan terhambat.

Situasi ini menjadi viral di media sosial. Banyak warga yang hendak menuju Bandara SMB II Palembang memilih berjalan kaki karena takut terlambat. Foto‑foto macet di media sosial menambah kesadaran masyarakat akan masalah ini.

Kerusakan jalan diperparah lagi oleh hujan deras yang terjadi pada malam hari di Kota Palembang. Kondisi jalan yang sudah dirusak akibat perbaikan menjadi lebih licin, sehingga kendaraan sulit bergerak.

Truk‑truk besar terjebak di tengah macet, menambah panjangnya antrian. Kendaraan tidak bisa bergerak, sehingga lalu lintas terhenti di Jalan TAA.

“Macet parah ini sudah terjadi selama dua Minggu ini baik mau pergi bekerja atau pun mau pulang sangat sulit sekali untuk melintas di Jalan TAA ini,” kata Dian, warga Talang Betutu, Sabtu, 11 April 2026.

Kendaraan benar- benar tidak bisa bergerak dan macet bertambah parah saat hujan di malam hari. “Saya berharap ada solusinya karena kami yang terdampak sangat kesulitan untuk pergi dan pulang,” tambah Dian.

Fanza, warga lain yang merasakan dampak, mengeluh bahwa macet parah ini membuat orang yang ingin pergi ke bandara kesulitan mengakses jalan. “Macet parah ini sudah terjadi sejak dua Minggu dan belum ada solusinya hingga sekarang. Mau pergi kerja, pulang kerja dan mau ke bandara jadi sulit akibat macet panjang ini,” keluhnya.

Hadi, warga Palembang, hampir terlambat menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II karena jalan macet. “Hampir terlambat akibat macet itu, beruntung kami ke bandara satu jam sebelum jadi tidak ketinggalan pesawat,” kata Hadi, Sabtu.

Masalah macet ini menunjukkan betapa pentingnya koordinasi antara pihak pemerintah dan masyarakat dalam perbaikan infrastruktur. Jika tidak ada solusi cepat, warga akan terus menghadapi kesulitan dalam perjalanan sehari‑hari, baik ke bandara maupun ke tempat kerja.

Simpang BandaraTanjung Api-apiGasing BanyuasinJalan TAABandara SMB IIMacet ParahPerbaikan JalanHujan Deras

Komentar

Memuat komentar...