Makanan Tinggi Gula, Olahan, dan Alkohol Bisa Memicu Marah
Gambar atau konten salah?
Emosi yang mudah meledak seringkali dipengaruhi oleh apa yang kita makan. Tidak hanya tubuh, pola makan juga dapat memengaruhi suasana hati. Beberapa makanan ternyata dapat memicu atau memperburuk rasa marah, sehingga penting untuk lebih bijak memilih menu harian.
Makanan Tinggi Gula – Foto: Getty Images/Farknot_Architect. Permen, cokelat, minuman manis, dan dessert menarik, namun konsumsinya harus dibatasi. Kadar gula darah dapat melonjak dalam hitungan menit, lalu turun drastis. Perubahan cepat ini memberi energi singkat, lalu diikuti rasa lemas dan cepat lelah. Selain itu, fluktuasi gula juga dapat memengaruhi suasana hati, membuat seseorang lebih mudah tersinggung.
Makanan Olahan – Foto: iStock. Fast food dan makanan siap saji praktis, namun biasanya mengandung lemak tidak sehat, bahan tambahan, dan pengawet. Kandungan tersebut dapat memicu peradangan tubuh dan mengganggu keseimbangan neurotransmiter yang mengatur mood. Jika sering dikonsumsi, tubuh terasa lesu, kurang bertenaga, dan emosi menjadi lebih mudah memuncak.
Alkohol – Foto: Getty Images/AnnaPustynnikova. Banyak orang meminum alkohol untuk menenangkan stres, namun alkohol bersifat depresan. Ia dapat mengganggu fungsi otak, menurunkan penilaian, pengambilan keputusan, dan kontrol diri. Selain itu, alkohol menurunkan kualitas tidur, sehingga tubuh lebih mudah lelah, sensitif, dan sulit mengelola emosi.
Makanan Pedas – Makanan pedas memberi sensasi panas saat disantap. Bagi sebagian orang, cabai dapat meningkatkan suhu tubuh sementara, menyerupai respons fight or flight saat menghadapi tekanan. Makanan pedas juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan, yang berpotensi membuat seseorang merasa lebih mudah kesal atau frustrasi.
Karbohidrat Olahan – Foto: Getty Images/AnnaPustynnikova. Roti putih, pasta, dan pastry sering dikonsumsi, namun asupan berlebihan dapat memicu kenaikan gula darah cepat. Setelahnya, kadar gula darah turun tajam. Perubahan ini memengaruhi suasana hati, sehingga seseorang menjadi lebih mudah tersinggung dan sulit menjaga kestabilan emosi.
Menurut Healthshot (14 Juli 2023), kelima jenis makanan di atas dapat memicu atau memperburuk rasa marah. Memilih makanan sehat, seimbang, dan menghindari konsumsi berlebihan dapat membantu menjaga mood tetap stabil. Perhatikan pola makan, dan hindari makanan yang dapat memicu fluktuasi gula atau ketidakseimbangan tubuh.
Dengan memperhatikan apa yang masuk ke tubuh, kita dapat mengurangi risiko emosi yang mudah meledak. Memilih makanan yang menstabilkan gula darah, mengurangi bahan tambahan, dan menjaga kualitas tidur menjadi kunci untuk menjaga mood tetap tenang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
