MAKI Demo Depan Kejati Jatim Protes Temuan Emas dan Uang
Gambar atau konten salah?
Ratusan orang dari Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) memadati jalan frontage di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, tepat di depan gedung Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim). Aksi ini terjadi pada Jumat, 10 Juli 2026, mulai pukul 13.30 hingga 14.20 WIB. Mereka datang sebagai respons atas penggeledahan yang dilakukan oleh Kortastipidkor Polri di rumah dan kafe milik Jampidsus Kejagung RI di Jakarta.
Penggeledahan itu menemukan emas dan tumpukan uang tunai. Temuan itulah yang memicu keresahan. Massa yang berdemo merasa kecewa dan kehilangan kepercayaan pada aparat penegak hukum.
"Bagaimana kita bisa percaya dengan penegak hukum bila mereka saja seperti itu?" teriak orator dari atas mobil komando.
Ketua MAKI Jatim, Heru Satriyo, memimpin langsung aksi ini. Ia mengaku sangat terpukul. Temuan Kortastipidkor di Jakarta membuatnya resah. Heru menegaskan bahwa kedatangan massa ke gedung Kejati Jatim adalah bentuk peringatan keras. Ia tidak ingin perilaku menyimpang oknum di pusat menular ke Jawa Timur.
"Apa yang menjadi teriakan kita hari ini jangan kemudian perilaku oknum Kejaksaan Agung terjadi di Kejati Jatim dan kami tidak ingin terjadi di Kejati Jatim," tegas Heru saat memberikan pengarahan kepada peserta aksi.
Heru menambahkan, peristiwa di Jakarta itu telah mencederai rasa keadilan. Kepercayaan publik terhadap institusi Adhyaksa di Indonesia runtuh. Namun, ia masih menaruh harapan besar. Ia percaya korps kejaksaan di Jawa Timur tetap tegak lurus pada hukum.
"Kami masih sangat percaya pada kantor Kejati Jatim yang kami sayangi dan kami cintai dan kami percaya itu. Dan itu yang perlu kami sampaikan kepada semua masyarakat bahwa hasil pertemuan kami dalam aksi ini, mari bersama-sama menjaga integritas penanganan hukum di Jatim dengan komprehensif, apa adanya, dan tidak ada kriminalisasi," katanya.
Demonstrasi ini sempat membuat arus lalu lintas di sekitar area depan Kantor Kejati Jatim macet. Petugas kepolisian dari Satlantas Polrestabes Surabaya bersama Polda Jatim diterjunkan untuk mengamankan situasi.
Menanggapi gelombang protes, perwakilan jaksa dari bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Jatim turun menemui demonstran di depan gerbang. Mereka tidak mengomentari prahara yang tengah bergulir di Jakarta. Sebaliknya, mereka meminta pengawalan dan doa dari masyarakat. Mereka berharap seluruh jajaran di Jatim dijauhkan dari tindakan koruptif.
"Bantu dan support kami untuk menjaga marwah institusi kami dan kepercayaan dari teman-teman selanjutnya kami juga mohon doa dan dukungan kepada teman-teman bidang Pidsus dalam menangani perkara kami senantiasa diberikan keteguhan iman penuh profesionalitas dan tentu yang kami dapat selalu menjaga integritas sehingga kami dapat melakukan penanganan perkara sebagaimana yang diharapkan oleh masyarakat Jawa Timur," tutur perwakilan jaksa Pidsus Kejati Jatim di hadapan massa.
Aksi ini menunjukkan bagaimana temuan di tingkat pusat bisa memicu reaksi di daerah. Masyarakat Jawa Timur, melalui MAKI, ingin memastikan bahwa integritas penegakan hukum di wilayah mereka tidak ternoda. Mereka tetap percaya pada Kejati Jatim, tapi juga mengingatkan agar tidak ada celah untuk praktik korupsi. Kejati Jatim sendiri merespons dengan meminta dukungan dan doa, bukan dengan membela atau mengomentari kasus di Jakarta. Ini adalah langkah hati-hati. Mereka ingin menjaga kepercayaan publik yang sudah mulai goyah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
PPLS Klarifikasi Tanggul Lumpur Sidoarjo Bocor
Spanyol Vs Belgia: Rekor 8 Kemenangan di 10 Laga
Jibom Brimob Musnahkan Bom Pesawat di Blitar
Spanyol vs Belgia Perebutkan Tiket Semifinal Piala Dunia
Rumah Mbah Sojo di Nganjuk Bolong, Hidup Tanpa Listrik
Tangis Haru Iringi 76 Anak Masuk Sekolah Rakyat Ponorogo
Berita Terbaru
MAKI Demo Depan Kejati Jatim Protes Temuan Emas dan Uang
Promo Tiket Trans Studio Cibubur, Seru Sebelum Sekolah
Renault Kwid Rp80 Jutaan Meluncur di India
WhatsApp Uji Fitur Pengingat Ulang Tahun
ITPLN Buka Jalur Rapor dan UTBK 2026, Lolos Langsung Magang di PLN
Prabowo: Puluhan Tahun Rugi, BUMN Kini Mulai Untung
Investasi Data Center 1,3 GW Masuk RI, Nvidia Ikut Bangun
