Malang, Blitar, Nganjuk Rayakan Hari Jadi 01–10 April 2026
Gambar atau konten salah?
Di Jawa Timur, bulan April menjadi waktu yang dinanti untuk merayakan hari jadi beberapa kabupaten dan kota. Acara ini biasanya diiringi upacara resmi, kirab budaya, dan festival yang melibatkan warga setempat. Selain menjadi ajang perayaan, hari jadi ini juga dipakai untuk mengenang sejarah, memperkuat identitas daerah, dan menampilkan prestasi yang telah dicapai.
Kota Malang merayakan hari jadinya pada 01 April 2026. Kota ini adalah kota terbesar kedua di provinsi setelah Surabaya dan memiliki luas wilayah 145 kilometer persegi. Sejarah Kota Malang bermula pada masa Hindia Belanda, ketika kota ini ditetapkan sebagai gemeente. Lambang kota sebelum tahun 1961 menampilkan slogan “Malang Nominor, Sursum Moveor”, yang artinya “Malang Namaku, Maju Tujuanku”. Pada ulang tahun ke‑50 kota, pada 01 April 1964, slogan tersebut diganti menjadi “Malangkucecwara”, gagasan yang berasal dari Poerbatjaraka dan berkaitan erat dengan asal‑usul kota.
Kota Malang dikenal sebagai Kota Pendidikan karena memiliki lebih dari 50 perguruan tinggi atau akademi negeri maupun swasta. Jumlah mahasiswa di kota ini melebihi 300 ribu orang dari berbagai penjuru Indonesia. Keberadaan banyak institusi pendidikan ini menjadikan Malang pusat ilmu pengetahuan dan budaya di wilayah timur pulau Jawa.
Kota Blitar juga merayakan hari jadinya pada 01 April 2026. Kota ini memiliki julukan Kota Patria, Kota Lahar, dan Kota Proklamator karena peran pentingnya dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Secara resmi, Blitar didirikan pada 01 April 1906, dan tanggal tersebut kemudian diangkat menjadi Hari Jadi Kota Blitar. Meskipun statusnya sebagai kota, Blitar tidak memiliki karakter kota besar. Luas wilayahnya kecil dan berada di antara kategori kota kecil dan kota besar. Bahkan, Blitar tercatat sebagai wilayah dengan luas terkecil kedua di Provinsi Jawa Timur setelah Kota Mojokerto.
Sejarah Blitar bermula pada abad ke‑15. Tokoh yang diyakini membuka wilayah ini adalah Nilasuwarna atau Gusti Sudomo, putra Adipati Wilatikta dari Tuban. Ia merupakan orang kepercayaan Kerajaan Majapahit dan dikenal membuka wilayah (mbabat alas) Blitar. Seiring waktu, Blitar berkembang menjadi pusat pemerintahan dan budaya yang penting di wilayah timur Jawa.
Kabupaten Nganjuk merayakan hari jadinya pada 10 April 2026, sesuai dengan SK Bupati No. 495 Tahun 1993. Kabupaten ini memiliki luas sekitar 122.433 kilometer persegi dan terbagi menjadi 20 kecamatan yang mencakup 284 desa. Sebagian besar wilayah Nganjuk berupa dataran rendah dengan ketinggian antara 46 hingga 95 meter di atas permukaan laut.
Menurut laman resmi Pemerintah Provinsi Jawa Timur, daerah tempat berdirinya Candi Lor dahulu dikenal sebagai Desa Nganjuk Ladang. Kata “Nganjuk” berasal dari “anjuk” yang berarti tinggi, sedangkan “ladang” merujuk pada tanah atau daratan. Perubahan kata anjuk menjadi “Nganjuk” mencerminkan proses morfologi khas dalam bahasa Jawa. Setelah pasukan Mpu Sindok mengalahkan bala tentara Kerajaan Sriwijaya, nama Nganjuk kemudian digunakan untuk wilayah yang lebih luas, sementara Desa Nganjuk Ladang berganti nama menjadi Tanggungan.
Hari jadi di Jawa Timur tidak hanya sekadar perayaan formal. Ia menjadi momen penting bagi warga untuk mengenang perjalanan sejarah, budaya, dan prestasi yang telah dicapai. Setiap wilayah menampilkan upacara, kirab budaya, dan festival yang melibatkan masyarakat luas. Melalui perayaan ini, identitas daerah diperkuat dan sejarah dijaga agar tidak terlupakan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Warga Malang Mulai Borong Alat Tulis Jauh Sebelum Sekolah
RSKKA Berlayar, Sasar Empat Pulau Sulit Akses
Gus Yahya Maju Lagi di Muktamar NU, Singgung Dunia Baru
Pelukis Lamongan Banjir Order Lukisan Messi-Ronaldo
Bediding Landa Kota Batu, Suhu Tembus 11 Derajat
Gus Yahya Bahagia Muktamar NU di Tambakberas
Berita Terbaru
Garuda Indonesia Ubah Sistem Bagasi per 1 September 2026
Marc Marquez Pole di MotoGP Jerman, Bezzecchi Cedera
Warga Malang Mulai Borong Alat Tulis Jauh Sebelum Sekolah
Ledakan Toko Bangunan di Purwakarta, Satu Tewas
Prabowo: 3-4 Tahun Lagi RI Bisa Hasilkan Bensin dari Tanaman
PS Bhayangkara Polda Babel Juara Umum Silat IPSI Cup
Sensus Ekonomi Aceh Capai 50 Persen, Tertinggi Nasional
Bos Robbak Bon Utang Karyawan, Restoran Malah Makin Laris
