Martinez Mundur Usai Portugal Tersingkir
Gambar atau konten salah?
Kekalahan Portugal dari Spanyol di Piala Dunia 2026 menjadi titik akhir perjalanan Roberto Martinez sebagai pelatih tim nasional. Pertandingan babak 16 besar yang digelar di Dallas pada Selasa, 07 Juli 2026 dini hari WIB berakhir dengan skor tipis 0-1. Gol tunggal Mikel Merino yang tercipta di masa injury time menjadi penentu kekalahan Portugal sekaligus mengakhiri era Martinez yang sudah berlangsung selama empat tahun.
Selama menukangi Portugal, pelatih asal Spanyol itu berhasil mempersembahkan trofi UEFA Nations League. Catatan statistiknya juga cukup impresif: dari 45 pertandingan di semua kompetisi, ia memenangi 32 laga. Namun, kegagalan di Piala Dunia menjadi titik balik yang membuatnya memutuskan untuk pergi.
"Ini adalah akhir dari sebuah siklus, dan penting untuk memiliki suara baru sekarang," ujar Martinez seperti dikutip dari The Athletic. Ia menambahkan bahwa sudah sepantasnya presiden federasi, Pedro Proenca yang baru diangkat pada tahun 2025, memiliki kesempatan untuk memilih pelatihnya sendiri. "Itu sepenuhnya sah," tegasnya.
Martinez juga menyampaikan rasa terima kasih kepada presiden dan dewan federasi atas dukungan yang diberikan. "Saya menghargai kekuatan dan dukungan mereka, tetapi ini adalah akhir dari sebuah siklus," katanya. Ia mengaku akan membawa kenangan indah selama tiga setengah tahun bersama Portugal, yang menurutnya merupakan beberapa tahun terbaik dalam hidupnya.
Pelatih berusia 51 tahun itu mengakui bahwa target utamanya sejak datang adalah memenangkan Piala Dunia. "Saya percaya bahwa tanpa memenangi Piala Dunia, tidak masuk akal untuk terus lanjut," ucapnya. Kontraknya yang berakhir pada hari pertandingan terakhir membuat keputusan ini menjadi final. "Kontrak saya berakhir hari ini, jadi tidak banyak lagi yang bisa dikatakan," pungkas Martinez.
Kepergian Martinez membuka babak baru bagi Portugal. Federasi kini harus mencari pengganti yang bisa membawa tim lebih jauh di turnamen-turnamen mendatang. Meski sempat meraih gelar Nations League, kegagalan di Piala Dunia menjadi catatan yang tidak bisa diabaikan. Keputusan Martinez untuk mundur menunjukkan bahwa ia memahami kebutuhan akan perubahan, terutama setelah target utama yang ia tetapkan sendiri tidak tercapai.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
