Vinicius Dikritik Ronaldo Usai Brasil Tersingkir
Gambar atau konten salah?
Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026 setelah dikalahkan Norwegia di babak 16 besar. Laga yang berlangsung di New Jersey pada 06 Juli 2026 itu berakhir dengan skor 1-2. Dua gol Erling Haaland hanya bisa dibalas sekali oleh Neymar lewat penalti. Hasil ini membuat Brasil gagal melanjutkan langkah, dan puasa gelar mereka makin panjang—terakhir kali juara pada 2002.
Kritik pun bertubi-tubi datang ke sejumlah pemain bintang. Salah satu yang paling disorot adalah Vinicius Junior. Winger 25 tahun asal Real Madrid itu sebenarnya mencetak empat gol sepanjang turnamen. Tapi menurut legenda Brasil, Ronaldo Nazario, performanya belum cukup. "Vinicius Junior juga harus bertanggung jawab. Kita semua tahu betapa berbakatnya dia, tetapi ini bukan Piala Dunia yang bagus baginya. Dia sama sekali tidak terlihat seperti pemain yang selama ini kita lihat mendominasi di level klub. Ketika Brasil membutuhkan para bintang utamanya, mereka tidak benar-benar mampu tampil menentukan sepanjang turnamen ini," ujar Ronaldo.
Ronaldo, yang membawa Brasil juara Piala Dunia 2002, juga memuji permainan Norwegia. Menurutnya, tim lawan layak menang. "Norwegia pantas meraih kemenangan, itu harus diakui. Mereka bermain rapi, disiplin, dan Erling Haaland menghukum setiap kesalahan yang dibuat lawan." Tapi dia juga menyoroti kesalahan Brasil sendiri. "Namun, Brasil juga membantu Norwegia dengan mengambil keputusan-keputusan yang buruk bahkan sebelum pertandingan dimulai."
Komentar Ronaldo itu mengingatkan kembali pada standar tinggi yang melekat pada tim Samba. Di turnamen besar, satu atau dua kesalahan bisa berakibat fatal. "Di level seperti ini, satu atau dua kesalahan saja bisa mengakhiri perjalanan Anda di Piala Dunia. Malam ini, Brasil membuat terlalu banyak kesalahan," tegasnya. Kritik terhadap Vinicius menambah daftar panjang pemain yang dianggap gagal mengangkat performa tim ketika dibutuhkan.
Brasil sebenarnya tampil cukup baik di fase grup. Tapi saat menghadapi Norwegia, segala kelemahan tampak. Haaland menjadi momok yang tak terhentikan. Sementara lini serang Brasil, meski diperkuat Neymar dan Vinicius, tidak mampu mencetak lebih dari satu gol. Kekalahan ini memastikan Brasil belum bisa mematahkan kutukan sejak 2002. Untuk Vinicius, tekanan akan semakin besar—terutama setelah pernyataan dari legenda sebesar Ronaldo. Dia diharapkan bisa belajar dari pengalaman pahit ini dan kembali ke performa terbaiknya di level klub, meski peluang membela Brasil di Piala Dunia berikutnya belum tentu pasti.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Portugal Tersingkir dari Piala Dun Usai Dikalahkan Spanyol 0-1
Ronaldo Pamit dari Piala Dunia
Trump Minta FIFA Cabut Kartu Merah Balogun, Dikabulkan
Ronaldo Akhiri Petualangan Piala Dunia usai Portugal Tumbang
Spanyol Tundukkan Portugal 1-0 di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Australia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Berita Terbaru
Vinicius Dikritik Ronaldo Usai Brasil Tersingkir
Bocah 11 Tahun Tewas Digigit Kelelawar Saat Tidur
4 Perubahan Pengelolaan Ijazah 2026/2027 Diumumkan
Ibu di Medan Raib Rp 120 Miliar dalam 4 Bulan Akibat Love Scam
Portugal Tersingkir dari Piala Dun Usai Dikalahkan Spanyol 0-1
Ramalan Zodiak 7 Juli 2026: Capricorn Masih Beruntung
Polda Pasang Papan Peringatan di Kawasan Gunung Anak Krakatau