MBG 2027 Capai Rp 240 Triliun
Gambar atau konten salah?
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa anggaran untuk program makan bergizi gratis (MBG) pada tahun 2027 mencapai angka Rp 240 triliun. Jumlah ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta Selatan, pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Menurut penjelasannya, pos anggaran pendidikan tahun depan tercatat sebesar Rp 820,9 triliun. Dari jumlah tersebut, alokasi untuk program MBG sudah termasuk di dalamnya. "Kaitannya untuk MBG sekitar Rp 240 triliun untuk MBG," kata Purbaya di hadapan awak media.
Program MBG pada 2027 ditargetkan menjangkau sekitar 60,6 juta penerima manfaat. Selain itu, Purbaya juga memaparkan rincian alokasi anggaran untuk sektor pendidikan beserta peruntukannya secara lebih terperinci. Berikut adalah beberapa pos anggaran yang disebutkan:
- Program Indonesia Pintar (PIP) untuk 22,1 juta siswa dengan alokasi Rp 15,9 triliun.
- Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk 1,1 juta mahasiswa senilai Rp 17 triliun.
- Pembangunan 7 Sekolah Unggul Garuda sebesar Rp 2,7 triliun.
- Renovasi 12.215 unit Sekolah dan Madrasah sebesar Rp 18,2 triliun.
- Pembangunan 100 sekolah rakyat (SR) dan operasional 166 SR sebesar Rp 32,9 triliun.
"Untuk pembangunan 7 sekolah unggul Rp 2,7 triliun, renovasi sekolah Rp 18,2 triliun, pembangunan 100 SR Rp 32,9 triliun," jelas Purbaya lebih lanjut.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, turut memberikan pernyataan mengenai anggaran program MBG 2027. Ia menyebutkan bahwa alokasi Rp 240 triliun tersebut masih bersifat sementara. "Rp 240 triliun sementara. Nanti kita lihat jika refocusing. Penerima manfaat kira-kira lebih kurang 70 juta," ujar Zulhas saat ditemui di lokasi yang sama.
Artinya, meskipun angka awal sudah ditetapkan, masih ada kemungkinan perubahan anggaran di kemudian hari melalui mekanisme refocusing. Perbedaan angka penerima manfaat antara yang disebut Menteri Keuangan (60,6 juta) dan Menteri Koordinator Bidang Pangan (sekitar 70 juta) juga menunjukkan bahwa perhitungan final masih akan ditentukan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait