MBG: 8 Miliar Porsi, 27.649 SPPG, 56,72% SLHS, Stunting
Gambar atau konten salah?
Program pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG) dimulai pada 1 Januari 2025. Sejak saat itu, Kementerian Kesehatan mencatat lebih dari delapan miliar porsi telah dibagikan kepada siswa dan siswi.
Di Padang, Sumatera Barat, pada 12 Mei 2026, Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus menyatakan, "Sampai hari ini yang sudah mendapat MBG selama program berlangsung kira-kira di atas delapan miliar piring,". Ia menegaskan bahwa distribusi harian mencapai sekitar 60 juta porsi.
Program ini melayani peserta dari PAUD hingga tingkat SMA atau SMK, kemudian dilanjutkan kepada ibu hamil dan menyusui. Saat ini, terdapat 27.649 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 38 provinsi.
Hanya 56,72 % dari SPPG yang memiliki Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS). Badan Gizi Nasional (BGN) baru saja menegaskan bahwa semua SPPG wajib mengantongi SLHS sebagai syarat operasional, guna menekan kasus keracunan pangan. SPPG yang belum memenuhi persyaratan dihentikan sementara.
BGN kini mengelola 27.000 kepala SPPG, 27.000 ahli gizi, 27.000 akuntan, dan 1,1 juta relawan yang mendukung pelaksanaan program.
Dalam upaya menekan angka stunting, pemerintah menekankan prioritas pemberian MBG. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan, "Sekarang sampai dua minggu ke depan, seluruh SPPG harus punya penerima manfaat 3B. Saat ini capaian kita baru sekitar 9 juta, sementara data dari Kementerian Kesehatan mencapai 22 juta sampai 26 juta,". Ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi mempercepat perbaikan gizi anak Indonesia.
Secara keseluruhan, program MBG telah mencapai tonggak signifikan dengan distribusi lebih dari delapan miliar porsi, namun masih ada tantangan dalam memperluas cakupan SLHS dan meningkatkan jumlah penerima manfaat. Peningkatan kapasitas SPPG dan fokus pada pencegahan stunting menjadi kunci dalam mencapai target kesehatan nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
