Menteri Bahlil: BBM Tetap, SPBU Swasta Naikkan Diesel Rp30k

Iwan D. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 120 dibaca
Bisik.id
Menteri Bahlil: BBM Tetap, SPBU Swasta Naikkan Diesel Rp30k

Gambar atau konten salah?

Pada 05 Mei 2026, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan keprihatinannya terhadap beberapa SPBU swasta yang menaikkan harga BBM diesel di atas Rp 30.000 per liter. Ia menyoroti tindakan ini sebagai pelanggaran terhadap kebijakan harga pasar yang telah ditetapkan.

Di awal bulan ini, BP‑AKR mengangkat harga BP Ultimate Diesel (CN 51) dari Rp 5.430 menjadi Rp 30.890 per liter. Begitu pula Vivo, yang menaikkan Primus Plus (CN 51) ke Rp 30.890 per liter, menandai lonjakan yang sama.

Untuk BBM yang sifatnya industri atau hanya untuk orang‑orang yang mampu itu penyesuaiannya berdasarkan harga pasar dan sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM tahun 2022 ya, ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa.

Sekali lagi saya katakan bahwa untuk minyak subsidi baik itu bensin, solar maupun LPG tidak akan ada kenaikan. Saya katakan tidak akan ada kenaikan, tegas Bahlil.

Bahlil menegaskan bahwa semua BBM bersubsidi—bensin, solar, dan LPG—akan tetap dijaga harganya. Ia menegaskan tidak ada penyesuaian harga untuk produk subsidi, agar tidak menambah beban konsumen.

Sementara itu, harga solar non‑subsidi di SPBU Pertamina juga naik, namun belum mencapai Rp 30.000 per liter. Misalnya, Dexlite kini dijual Rp 26.000 per liter, melonjak Rp 2.400 dari Rp 23.600 sebelumnya.

Pertamina Dex berada di Rp 27.900 per liter, naik Rp 4.000 dari Rp 23.900. Produk Biosolar, yang disubsidi pemerintah, tetap di Rp 6.800 per liter tanpa kenaikan.

Kebijakan ini menegaskan bahwa harga BBM di sektor industri dan konsumen kaya disesuaikan dengan pasar, sementara subsidi tetap stabil. Pemerintah menegaskan komitmen menjaga harga BBM bagi masyarakat umum.

Menteri EnergiSPBU swastaharga BBM dieselsubsidi BBMBahlil LahadaliaBP‑AKRVivoPertamina

Komentar

Memuat komentar...