Meta PHK 8.000 Karyawan Global karena Fokus AI, Besar Dampak

Ani R. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 95 dibaca
Bisik.id
Meta PHK 8.000 Karyawan Global karena Fokus AI, Besar Dampak

Gambar atau konten salah?

Meta akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran pada 20 Mei 2026. Sekitar 8.000 karyawan global diperkirakan akan terkena PHK, yang setara dengan 10% dari total tenaga kerja perusahaan.

Menurut Reuters, pada 18 April 2026 sumber menyebutkan jumlah tersebut. Data terakhir menunjukkan Meta mempekerjakan hampir 79.000 orang per 31 Desember 2025. Isu PHK ini sudah muncul sejak bulan lalu, dan sebelumnya beredar kabar bahwa hingga 20% pekerja global bisa terdampak.

PHK ini terkait erat dengan penggunaan Artificial Intelligence (AI) di dalam perusahaan. CEO Mark Zuckerberg telah menggelontorkan ratusan miliar dolar untuk memperluas penerapan AI, berusaha mengubah cara kerja internal. Langkah ini dianggap lebih masif dibandingkan perusahaan teknologi lain.

Peristiwa ini menjadi yang paling signifikan sejak restrukturisasi akhir 2022 dan awal 2023, di mana Meta memangkas 21.000 pekerjaan. Meskipun saham Meta naik 3,68% sejak awal tahun, nilainya masih di bawah rekor tertinggi yang dicapai musim panas lalu.

Tahun lalu, perusahaan mencatat pendapatan lebih dari US$ 200 miliar dan laba sebesar US$ 60 miliar, meski pengeluaran besar untuk AI tetap tinggi.

PHK massal akibat AI tidak hanya terjadi di Meta. Amazon juga dikabarkan memangkas 30.000 karyawan sebagai upaya efisiensi menggunakan AI.

Dengan langkah ini, Meta menegaskan komitmennya pada inovasi AI, meski harus menyesuaikan struktur tenaga kerjanya. Perusahaan tetap berfokus pada pertumbuhan jangka panjang, meski menghadapi tekanan pasar dan kebutuhan efisiensi internal.

MetaPHKAI8.000 karyawanMark ZuckerbergAmazon200 miliar

Komentar

Memuat komentar...