Milkita Luncurkan Lollipop Bubble Milk Tea di PRJ 2026
Gambar atau konten salah?
PT United Family Food (Unifam) secara resmi memperkenalkan produk terbarunya, Milkita Lollipop Bubble Milk Tea Series. Peluncuran ini berlangsung di ajang Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026, tepatnya di Milkita Wonderland, JIExpo Kemayoran, pada Sabtu, 04 Juli 2026.
Langkah ini diambil Unifam sebagai wujud komitmen mereka untuk terus berinovasi. Produk-produk baru yang dirilis diharapkan bisa mengikuti selera dan kebutuhan konsumen di Indonesia yang terus berubah.
Head of Global Marketing Unifam, Marieska Widhiana, menyampaikan bahwa peluncuran ini adalah bukti nyata dari dedikasi perusahaan. "Ini merupakan bentuk komitmen dari Unifam untuk selalu menghadirkan inovasi yang relevan untuk konsumen, sesuai dengan kebutuhan dan juga tren-tren yang ada," ujar Marieska saat acara peluncuran di PRJ pada 04 Juli 2026.
Milkita Lollipop Bubble Milk Tea Series hadir dalam tiga varian rasa. Ada Milky Matcha, Milky Thai Tea, dan Milky Taro. Ketiganya mengandung Susu Asli. Menurut Marieska, ketiga rasa ini terinspirasi dari tren minuman bubble milk tea yang sedang populer di kalangan keluarga Indonesia, terutama anak-anak.
"Kita tahu di sini ada matcha milk tea, thai milk tea, dan juga ada taro milk tea. Rasa-rasa yang memberikan sensasi baru dari bubble milk tea kini hadir dalam Milkita, yang selalu mengusung kualitas karena mengandung susu asli New Zealand dan juga tinggi kalsium. Jadi sangat bagus untuk keluarga, bukan hanya happy-happy tapi juga bermanfaat," jelas Marieska.
Unifam sengaja memilih PRJ sebagai tempat peluncuran. Alasannya, PRJ selalu identik dengan momen kebersamaan keluarga. "PRJ itu kan selalu lekat dengan kebersamaan keluarga dan ini kesempatan yang bagus untuk Milkita dekat dengan konsumen kita dan masyarakat," kata Marieska.
Suasana peluncuran semakin meriah. Ada penampilan dari guest star Prince Poetiray dan Mazaya Amania. Mereka ikut berbagi keseruan dengan para pengunjung yang datang ke Milkita Wonderland di PRJ 2026.
Ke depannya, Unifam berencana untuk terus memantau tren yang berkembang. Marieska memastikan bahwa inovasi dari Milkita tidak hanya soal rasa baru. Lebih dari itu, inovasi juga harus bisa menjawab kebutuhan keluarga Indonesia yang dinamis mengikuti perkembangan zaman.
"Inovasi dari Milkita dan dari Unifam seluruhnya itu selalu akan memperhatikan tren-tren yang ada supaya kita selalu dekat di hati konsumen. Dan juga rasanya tentunya sudah tidak diragukan lagi, jadi memang sudah pasti disukai dan ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia," tuturnya.
Marieska juga memberikan bocoran. Unifam tidak akan berhenti berinovasi. Perusahaan sudah menyiapkan sejumlah kejutan untuk tahun-tahun mendatang. Meski enggan membeberkan detailnya, ia memastikan masyarakat bisa menantikan gebrakan baru dari Milkita dalam waktu dekat. "Tentunya ada, ditunggu saja tanggal mainnya," pungkas Marieska.
Produk Milkita sendiri sudah lama dikenal sebagai permen loli yang mengandung susu. Dengan tambahan varian rasa bubble milk tea, perusahaan berharap produk ini bisa tetap relevan di tengah persaingan pasar camilan anak-anak yang ketat. Tren bubble milk tea yang digandrungi berbagai kalangan usia menjadi dasar pengembangan rasa baru ini. Unifam melihat peluang untuk menggabungkan popularitas bubble milk tea dengan nilai gizi dari susu yang sudah menjadi ciri khas Milkita.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
