Monyet Liar Masuk Sukabumi, Dihandap dan Kembali ke Alam
Gambar atau konten salah?
Di pagi hari di Perumahan Sukaraja Indah Regency, aktivitas warga di Kabupaten Sukabumi tiba‑tiba berubah menjadi mencekam. Seekor monyet ekor panjang liar turun dari gunung dan menyelinap masuk ke dapur rumah warga.
Insiden terjadi di wilayah RT 01 RW 01, Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi. Pemilik rumah, Yudi Irwanda, sedang berbenah ketika ia menyadari ada bayangan asing yang bergerak mencurigakan di sekitar dinding rumahnya. Ia langsung mengunci primata tersebut di kamar mandi sebelum melaporkannya ke pihak berwajib.
“Pemilik rumah awalnya sedang beres‑beres, lalu melihat ke pinggir tembok ada bayangan turun ke bawah. Pas dicek, ternyata ada kera,” kata Komandan Regu Posko VI Sukaraja Dinas Damkar Kabupaten Sukabumi Ade Feri saat dikonfirmasi, Selasa, 16 Juni 2026.
Satwa dengan nama latin Macaca fascicularis tidak takut, melainkan bersikap agresif. Ia langsung menyeringai ke arah Yudi seolah‑olah siap melancarkan serangan. Karena mencium aroma masakan, monyet liar itu kemudian nekat menerobos masuk ke area dapur.
Beruntung, Yudi yang sempat panik memikirkan strategi cepat. “Kebetulan dapur berdekatan dengan kamar mandi. Begitu monyetnya masuk ke kamar mandi, langsung ditutup pintunya (dikunci) sama pemilik. Kemudian dia langsung melapor ke kami,” tutur Ade.
Petugas Pemadam Kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi terhadap monyet ekor panjang tersebut. Ade menduga, primata lincah ini nekat menyerot permukiman manusia karena kelaparan setelah diusir oleh kawanannya sendiri di alam liar. “Dugaan kami dia dipisahkan atau diusir dari kelompoknya. Otomatis dia jadi keluyuran sendirian. Karena lapar dan mencium aroma makanan dari perkampungan manusia, dia cenderung mendekati sumber makanan itu,” jelasnya.
Melihat perilakunya yang masih sangat agresif dan liar, Ade meyakini monyet ini bukan hewan peliharaan yang lepas, melainkan murni penghuni asli kawasan hutan pegunungan. “Kemungkinan besar berasal dari habitat di sekitar kawasan Gunung Gede,” tambahnya.
Sejak itu, kera ekor panjang tersebut sudah diserahkan ke pecinta satwa untuk dilepasliarkan kembali ke habitatnya. “Sudah dirilis, dilepas sama rekan komunitas satwa di daerah Cikidang,” tutupnya.
Insiden ini menegaskan betapa pentingnya kewaspadaan warga di daerah pegunungan. Meskipun situasi tampak dramatis, langkah cepat Yudi dan respons cepat petugas berhasil mencegah potensi kerusakan lebih lanjut. Monyet tersebut kini kembali ke alam, mengembalikan keseimbangan antara manusia dan satwa liar di Sukabumi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
