MPLS 2026: Program Pengenalan Sekolah Baru di Indonesia
Gambar atau konten salah?
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan kegiatan wajib bagi siswa baru sebelum memulai belajar. Kegiatan ini dirancang agar siswa dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekolah, mengenal fasilitas, serta membangun hubungan positif dengan teman dan guru.
Tujuan utama MPLS meliputi: mengenali potensi diri siswa, membantu adaptasi ke lingkungan sekolah, menumbuhkan motivasi dan semangat belajar, mengembangkan interaksi positif antar siswa dan warga sekolah, serta menanamkan perilaku positif seperti kejujuran, kemandirian, saling menghargai, menghormati, dan gotong‑royong.
Regulasi resmi MPLS 2026 diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026. Peraturan ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif melalui kegiatan MPLS yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Pelaksanaan MPLS dilakukan oleh satuan pendidikan pada awal tahun ajaran baru melalui tiga tahapan: perencanaan, pelaksanaan, dan pasca pelaksanaan. Setiap tahapan memiliki rentang waktu dan ketentuan tersendiri yang harus dipatuhi.
Peraturan menegaskan larangan praktik perpeloncoan, segala bentuk kekerasan, pungutan biaya, penggunaan atribut yang tidak edukatif, serta kegiatan yang tidak relevan dengan tujuan MPLS. Kegiatan tidak melibatkan alumni. Pelanggaran akan dikenakan sanksi administratif kepada panitia dan dapat menghentikan pelaksanaan MPLS.
Menurut jadwal resmi, kegiatan MPLS berlangsung selama lima hari pada minggu pertama awal tahun ajaran baru. Kegiatan dilaksanakan di jam pelajaran sekolah dan tidak boleh di luar jam sekolah atau malam hari, menjaga keamanan dan kenyamanan bagi semua peserta.
Materi MPLS 2026 dibagi menjadi dua kategori. Pertama, Materi Wajib yang harus dilaksanakan semua sekolah. Materi wajib meliputi:
- Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
- Pagi Ceria
- Sopan dan santun bermedia sosial
- Budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun)
Kedua, Materi Pilihan sesuai dengan ciri khas dan kebutuhan masing-masing sekolah. Pasal 13 Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 menyebutkan bahwa materi pilihan dapat disesuaikan dengan karakteristik sekolah.
Berikut contoh kegiatan MPLS yang sering dijadikan referensi oleh sekolah, diambil dari SMAN 2 Jogja dan SMA Cenderawasih:
1. Diskusi Konseling – Siswa SD diajak berbagi cerita tentang perasaan menjadi peserta didik baru. Kegiatan ini dapat melibatkan guru BK atau wali kelas, dengan format sharing circle yang tidak terlalu formal.
2. Mengenalkan Kegiatan Ekstrakurikuler – Sekolah menyajikan booth atau tentara untuk setiap ekstrakurikuler, menampilkan prestasi dan kegiatan yang pernah dilakukan. Tujuannya agar siswa baru tertarik dan memahami jenis kegiatan yang tersedia.
3. Diskusi Aktif – Siswa baru diajak berdiskusi sesuai usia. SD menggunakan cerita bergambar, SMP mengobrol santai tentang sekolah impian, dan SMA membuka diskusi terbuka tentang harapan serta tantangan.
4. Tur Keliling Sekolah – Tur dimulai dengan mengelilingi sekolah sambil memecahkan teka‑teki di setiap pos. Kegiatan ini membantu siswa mengenal lingkungan dan staf sekolah.
5. Menjelaskan Fasilitas yang Ada – Siswa baru diberi penjelasan fasilitas sekolah melalui konsep petualangan mini atau tanya‑jawab seru, sehingga mereka dapat memanfaatkan fasilitas dengan maksimal.
Video “Suasana MPLS Murid Berkebutuhan Khusus di SLBN A Pajajaran” menunjukkan contoh pelaksanaan MPLS yang inklusif. Video berdurasi 20 detik memberikan gambaran singkat tentang suasana dan aktivitas yang dilakukan.
Dengan aturan yang jelas dan jadwal terstruktur, MPLS 2026 diharapkan menjadi sarana yang aman, inklusif, edukatif, dan menyenangkan bagi semua siswa baru. Program ini menekankan pentingnya adaptasi, interaksi positif, dan pengembangan karakter sejak hari pertama di sekolah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Tari Nyambai Ugan Resmi Terdaftar KI Komunal OKU Sumatera
SPMB Sumsel Gelombang Kedua Tutup 19 Juni 2026 Pendaftaran
Lampung 19 Jun: Ringan, Kabut, Petir di Tulang Bawang Barat
Kemarau Sumsel Mundur ke Agustus-September, BMKG Peringat Karhutla
Polda Lampung Kirim 16.000 Liter Air ke Pesawaran Dua Dusun
Bupati Muba Tegaskan Waspada Karhutla Musim Kemarau 2026
Berita Terbaru
MPLS 2026: Program Pengenalan Sekolah Baru di Indonesia
BGN Potong Bantuan MBG 76 Sekolah, Hemat 3 Triliun & SPPG
MRT Haji Nawi Jadi Pusat Kopi Favorit Warga Jakarta
Libur Semester Kedua Makassar 2025/2026: MBG Tidak Berjalan
Meksiko vs Korea Selatan: Piala Dunia 2026 di Guadalajara
Jamu Kunyit Asam Terbukti Bantu Meredakan Sakit Menstruasi
Bruno Fernandes di Sorotan: Fans Minta Umpan ke Ronaldo
PAUD Nasional Dorong Penerapan Berpikir Komputasional