Olahraga Bersama Perkuat Sinergi TNI-Polri-Kejaksaan Muba
Gambar atau konten salah?
Di Kabupaten Musi Banyuasin, hubungan antara berbagai lembaga penegak hukum semakin diperkuat. Salah satu caranya adalah melalui kegiatan olahraga bersama yang digelar di Mapolres Muba pada Selasa pagi, 14 Juli 2026. Acara ini diikuti oleh personel TNI, Polri, dan Kejaksaan.
Kegiatan ini bukan sekadar olahraga biasa. Lebih dari itu, momen ini dimanfaatkan untuk mempererat soliditas dan membangun komunikasi yang lebih erat antar lembaga. Tujuannya jelas: memperkuat koordinasi lintas institusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, mendukung penegakan hukum, serta mengawal berbagai program pembangunan di daerah tersebut.
Rangkaian acara dimulai dengan apel pagi personel Polres Muba yang dipimpin oleh Wakapolres Muba. Setelah apel, seluruh unsur Forkopimda mengikuti olahraga bersama. Suasananya penuh keakraban dan kebersamaan.
Kapolres Muba, AKBP Ruri Prastowo, menjelaskan bahwa olahraga bersama ini bukan hanya untuk menjaga kebugaran fisik. "Ini juga menjadi sarana untuk memperkokoh sinergisitas dan koordinasi lintas institusi yang selama ini sudah berjalan dengan baik," ujarnya.
Ia menekankan pentingnya soliditas antara Polri, TNI, Kejaksaan, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda lainnya. Menurutnya, semua itu adalah fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mendukung penegakan hukum, serta mengawal program-program pemerintah agar berjalan optimal.
AKBP Ruri Prastowo juga menyadari bahwa tantangan dalam menjaga situasi daerah membutuhkan kerja sama yang kuat antar lembaga. Karena itu, komunikasi dan kebersamaan harus terus dipelihara. Dengan begitu, setiap persoalan bisa diselesaikan melalui koordinasi yang baik.
Ia berharap sinergi yang sudah terbangun di Musi Banyuasin bisa semakin solid. Tujuan akhirnya adalah memberikan rasa aman, kepastian hukum, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. "Kebersamaan seperti ini menjadi penguat bagi seluruh unsur Forkopimda untuk terus bersinergi dalam menjalankan tugas masing-masing," pungkasnya.
Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa penegakan hukum tidak hanya soal prosedur dan aturan. Ada dimensi manusiawi di dalamnya—hubungan personal dan kebersamaan yang dibangun di luar ruang rapat formal. Di Musi Banyuasin, pendekatan seperti ini dianggap penting untuk menjaga kondusivitas daerah dan memastikan pelayanan publik berjalan lancar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gubernur Deru Tinjau Antrean Biosolar, Usul Selang Nozzle Lebih Panjang
Tambang Ilegal Ancam Status UNESCO Geopark Merangin
Kapolda Babel Pimpin Sertijab, Ada Kapolres Wanita Pertama
Ancaman Bahasa Gaul: Mulok Palembang Terkikis
Bank Sumsel Babel OKU Selatan Tandatangani Kerja Sama Keuangan
Hotspot Muratara Melonjak Jadi 335 Titik
Berita Terbaru
Olahraga Bersama Perkuat Sinergi TNI-Polri-Kejaksaan Muba
630 Remaja Tulungagung Positif HIV
Semifinal Piala Dunia: Bentrok Pemain Madrid-Barca
XLSmart Gandeng Tencent Cloud untuk Migrasi Skala Besar
Gubernur Deru Tinjau Antrean Biosolar, Usul Selang Nozzle Lebih Panjang
Polres-Kejari-Kodim Gianyar Gelar Rabu Kasan
NWDI Bantah TGB Terkait Ponpes Kasus Santri
Evil Dead Burn" Siap Tayang di Indonesia 17 Juni
Enam Kecamatan di Makassar Dilanda Kekeringan Parah
