PAC Raih 9 Emas di Jatim Open 2026, Dominasi Papua Tinggi

Dedi S. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 103 dibaca
Bisik.id
PAC Raih 9 Emas di Jatim Open 2026, Dominasi Papua Tinggi

Gambar atau konten salah?

Papua Athletics Center (PAC) kembali menegaskan dominasi mereka di arena atletik nasional dengan mempertahankan gelar juara umum Kejuaraan Atletik Jatim Open 2026. Kejuaraan ini berlangsung di Lapangan Atletik “Oentoeng Poedjadi” FIKK‑UNESA di Surabaya, mulai 01 Mei 2026 hingga 03 Mei 2026.

Kontingen PAC, yang diperkuat dengan 16 atlet, berhasil mengumpulkan 14 medali9 emas, 2 perak, dan 3 perunggu. Seorang atlet debutan menegaskan bahwa potensi atletik Timur Indonesia akan terus mekar melalui program pembinaan yang terstruktur. “Lahirnya juara dari atlet‑atlet debutan menegaskan bahwa potensi atletik Timur Indonesia akan terus mekar melalui program pembinaan yang terstruktur,” kata Sekretaris Umum PB PASI, Jodi Mahardi, dalam keterangan persnya. “Sinergi desentralisasi antara PB PASI dan PT Freeport Indonesia kini semakin menjawab kebutuhan regenerasi atletik nasional,” sambungnya.

Performa PAC di Jatim Open 2026 menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, ketika kontingen membawa pulang 11 medali. Peningkatan tersebut tidak lepas dari kontribusi tiga atlet muda debutan—Kresensia Mobok Ndiken, Bonevasius Mahuze, dan Natalis Kawad Kaize—yang bergabung pada Oktober 2025 dan langsung tampil memukau dengan masing‑masing menyumbangkan medali emas.

Hari pertama dimulai dengan dominasi di nomor Lempar Cakram U‑20 Putra. Natalis Kawad Kaize dari Merauke membuka pesta emas dengan lemparan sejauh 44,21 meter. Kejayaan di sektor lempar berlanjut lewat dua medali emas di nomor Tolak Peluru: Lina Hisage (U‑20 Putri) dari Jayawijaya mencatat tolakan 12,62 meter, sementara Elizabeth Martha Putri Baminggen (Senior Putri) dari Nabire melampaui angka 13,42 meter.

Hari kedua, PAC menyapu bersih tiga medali emas di nomor Lempar Lembing Putra lintas kategori. Ketiganya disumbangkan oleh atlet‑atlet asal Merauke: Kristostomus Kaize (U‑18) dengan lemparan 57,88 meter, debutan Bonevasius Mahuze (U‑20) sejauh 60,18 meter, dan atlet senior Silfanus Ndiken menutup dominasi hari itu dengan lemparan 68,00 meter.

Hari ketiga menambah koleksi emas PAC di nomor lempar dengan debutan Kresensia Mobok Ndiken (U‑20 Putri) asal Merauke, yang menorehkan lemparan lembing sejauh 40,44 meter. Di lintasan, PAC juga menunjukkan kekuatan: Fransisko Adrianto Makaminang dari Boven Digoel merebut emas 800m Senior Putra dengan catatan waktu 1:55,98, dan Mergina Asyerem dari Biak mengamankan emas 200m Senior Putri dalam 24,55 detik.

Perak dikumpulkan oleh Benediktus Tsolme asal Mimika (400m Senior Putra, 49,40 detik) dan Elizabeth Martha Putri Baminggen (Lontar Martil Senior Putri, 40,83 meter). Tiga perunggu diraih oleh Hendrik Raikerts Dacosta dari Waropen (400m Gawang Senior Putra, 57,50 detik), Mandala Putra Rumaikewi dari Biak (200m Senior Putra, 21,98 detik), dan Demianus Yenjau dari Tambrauw (2.000m Steeplechase U‑18 Putra, 6:39,09).

Selain podium, Jatim Open 2026 menjadi arena kalibrasi berharga bagi sejumlah atlet PAC lainnya. Demianus Yenjau tampil gigih di final 1.500m U‑18 Putra dengan finis keempat (4:19,31), diikuti pelari asal Sorong Imanuel Yewen di posisi ketujuh (4:24,94). Eqman Yance Elektriko Kafiar dari Jayapura menembus final 400m Senior Putra di peringkat kelima (50,35 detik), sementara Yusuf Manakopeyau dari Mimika mencatatkan lompatan 5,73 meter di final Lompat Jauh U‑18 Putra (peringkat ke‑11).

Kolaborasi strategis antara PB PASI dan PTFI dalam program PAC bertujuan mengembangkan potensi atletik nasional sekaligus memperluas akses bagi atlet‑atlet daerah melalui pelatihan intensif, fasilitas berstandar tinggi, dan pendampingan menyeluruh yang terus dievaluasi demi peningkatan performa yang berkelanjutan.

Papua Athletics Center (PAC) adalah Pusat Pelatihan Atletik Desentralisasi Mimika yang lahir dari kolaborasi strategis antara Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) dan PT Freeport Indonesia. “Peningkatan perolehan medali dan lahirnya juara dari atlet debutan adalah bukti nyata bahwa ekosistem pembinaan PAC berjalan sangat efektif. Kemunculan nama‑nama baru yang langsung menyabet emas membuktikan bahwa cetak biru pelatihan kami bersama PB PASI berada di jalur yang tepat. PT Freeport Indonesia berkomitmen menjaga kesinambungan program ini guna memastikan regenerasi atletik nasional dari Tanah Papua tidak pernah putus,” kata Direktur & EVP Sustainable Development PT Freeport Indonesia, Claus Wamafma.

Keberhasilan ini menegaskan bahwa program pembinaan yang terstruktur dan kolaborasi antara lembaga olahraga nasional dengan perusahaan swasta dapat menghasilkan atlet‑atlet berkualitas. Dengan dukungan berkelanjutan, harapan bahwa atlet‑atlet Papua akan terus bersaing di kancah nasional dan internasional semakin kuat.

Papua Athletics Center (PAC)Kejuaraan Atletik Jatim Open 2026PB PASIPT Freeport Indonesiaatlet debutanmedali emaslempar lembingregenerasi atletik

Komentar

Memuat komentar...