Paspor Indonesia 56 Peringkat, 70 Negara Tanpa Visa 2026
Gambar atau konten salah?
Para traveler Indonesia mendapat kabar baik pada tahun 2026: jumlah negara bebas visa terus bertambah, sehingga rencana liburan menjadi lebih praktis tanpa perlu repot mengurus visa.
Menurut data terbaru dari Passport Index pada 01 April 2026, paspor hijau Indonesia berada di peringkat 56 dunia dengan skor kekuatan 89. Dengan skor tersebut, pemegang paspor Indonesia dapat mengunjungi banyak negara tanpa harus mengurus visa di kedutaan sebelum berangkat.
Posisi ini masih berfluktuasi. Data Passport Index menunjukkan Indonesia sejajar dengan Bolivia, namun laporan Henley Global Index menempatkan paspor Indonesia di posisi ke-64 dengan total 70 negara yang dapat diakses tanpa visa atau dengan kemudahan lain.
Meskipun masih harus mengakui keunggulan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia yang menduduki posisi tertinggi, kabar baiknya adalah akses kita menuju berbagai benua—Asia, Afrika, dan Amerika Latin—semakin terbuka lebar.
Berikut rincian lengkap negara-negara yang memberikan kemudahan akses bagi pemegang paspor Indonesia pada 2026:
Kategori Bebas Visa (Langsung Masuk)
- Barbados
- Belarus
- Brazil
- Brunei
- Chili
- Ekuador
- Filipina
- Gambia
- Guyana
- Haiti
- Hong Kong
- Kamboja
- Kazakhstan
- Kolumbia
- Laos
- Makau
- Malaysia
- Mali
- Maroko
- Mikronesia
- Myanmar
- Namibia
- Niue
- Palestina
- Peru
- Rwanda
- Saint Vincent dan Grenadines
- Serbia
- Singapura
- Suriname
- Tajikistan
- Thailand
- Timor-Leste
- Tunisia
- Turki
- Uzbekistan
- Venezuela
- Vietnam
Kategori Visa on Arrival (VOA)
- Armenia
- Azerbaijan
- Burundi
- Ethiopia
- Guinea-Bissau
- Kepulauan Cape Verde
- Kepulauan Komoro
- Kepulauan Marshall
- Kepulauan Palau
- Kirgistan
- Madagaskar
- Maladewa
- Mauritius
- Nepal
- Qatar
- Samoa
- Sierra Leone
- Tanzania
- Tuvalu
- Yordania
- Zimbabwe
Kategori Visa Elektronik (e-Visa) & ETA – negara-negara ini mewajibkan registrasi digital sebelum berangkat
- Afrika Selatan
- Albania
- Anguilla
- Antigua dan Barbuda
- Bahrain
- Benin
- Bhutan
- Bolivia
- Botswana
- Britania Raya (Inggris)
- Burkina Faso
- Federasi Rusia
- Gabon
- Georgia
- Guinea
- India
- Kamerun
- Kenya (ETA)
- Kongo (Republik Demokratik)
- Kuba
- Malawi
- Mauritania
- Moldova
- Montserrat
- Mozambik (ETA)
- Nigeria
- Pakistan
- Pantai Gading
- Papua Nugini
- Saint Kitts dan Nevis (ETA)
- Seychelles (ETA)
- Somalia
- Sri Lanka (ETA)
- St. Helena
- Sudan Selatan
- Suriah
- Taiwan
- Togo
- Uganda
- Uni Emirat Arab
- Zambia
Kategori Wajib Visa (Kedutaan) – harus melalui proses wawancara atau penyerahan berkas di kantor perwakilan
- Amerika Serikat
- Australia
- Belanda
- Italia
- Jepang (Jika paspor biasa/bukan e-paspor)
- Jerman
- Kanada
- Korea Selatan
- Perancis
- Selandia Baru
- Spanyol
- Swiss
Dengan informasi ini, keliling dunia tidak lagi sekadar impian. Pastikan paspor Anda masih berlaku lebih dari enam bulan sebelum berangkat.
Secara keseluruhan, kekuatan paspor Indonesia terus berkembang, membuka akses ke berbagai benua tanpa repot visa, meski masih ada batasan di beberapa negara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
