Pedagang Pani Puri di India Tembus 90.000 Rupee Bulanan Per Bulan
Gambar atau konten salah?
Di sebuah sudut kota di India, seorang penjual pani puri yang hanya menjual jajanan sederhana di pinggir jalan berhasil mencuri perhatian jutaan orang pada 31 Maret 2026. Video yang diunggah oleh kreator konten Cassey Pareira menampilkan proses pembuatan dan penjualan pani puri, sekaligus kisah inspiratif seorang pedagang kaki lima.
Pani puri sendiri adalah roti kecil yang renyah dan berongga, dibuat dari tepung semolina atau gandum yang dicampur soda kue, air, dan garam. Setelah digoreng, setiap piringan dibuka dan diisi dengan campuran kentang tumbuk atau kacang hijau kupas, lalu ditutup kembali. Hasilnya menjadi camilan yang nikmat dan populer di kalangan masyarakat.
Menurut video tersebut, penjual ini memperoleh pendapatan sekitar 90.000 rupee per bulan, setara dengan Rp 16, 3 juta. Jika dihitung tahunan, penghasilannya mencapai 10,8 lakh rupee atau Rp 195,5 juta. Angka ini menimbulkan rasa terkejut karena menunjukkan bahwa usaha kecil dapat menghasilkan pendapatan tinggi.
Usaha ini berjalan selama enam jam setiap hari, dari pukul 16.00 hingga 22.00 waktu setempat. Dalam periode tersebut, penjual mampu menjual antara 80 hingga 100 porsi pani puri setiap hari. Harga setiap porsi ditetapkan 30 rupee (sekitar Rp 5.500), sehingga pendapatan harian mencapai 3.000 rupee. Prosesnya sederhana namun memerlukan ketelitian dalam menyiapkan bahan dan menjaga kebersihan.
Video tersebut tidak hanya menampilkan penjualan, tetapi juga interaksi Cassey Pareira dengan penjual. Ia membantu mengupas kentang, memotong bawang, dan melayani pelanggan. Selama proses, penjual berbagi tantangan yang ia hadapi, seperti kenaikan harga bahan baku, menjaga kebersihan makanan, dan ketidakpastian jumlah pembeli setiap hari.
- Menangani kenaikan harga bahan baku
- Menjaga kebersihan makanan
- Ketidakpastian jumlah pembeli setiap hari
Reaksi netizen pun beragam. Banyak yang terkejut karena penghasilan pedagang ini bahkan bisa melebihi gaji pekerja kantoran di India. Salah satu komentar berbunyi: "Saya jadi ingin berhenti kuliah dan mulai jualan panipuri." Sementara yang lain menambahkan: "Penghasilannya lebih besar dari gaji saya di kantor." Dan ada yang menegaskan: "Veideo penjual ini bisa menjadi pelajaran bahwa menjadi orang sukses tak melulu harus memiliki gelar pendidikan tinggi," pungkas netizen lainnya.
Berbagai komentar tersebut menyoroti pandangan bahwa kesuksesan tidak selalu bergantung pada gelar pendidikan formal atau pekerjaan kantoran. Banyak netizen menilai kisah ini menjadi bukti bahwa usaha keras dan kreativitas dapat menghasilkan pendapatan yang mengesankan, bahkan tanpa latar belakang pendidikan tinggi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Indomilk Gelar Roadshow Pastry Mini & Coffee Pairing
Harga Makanan Stadion Piala Dunia 2026 Menghebohkan Ratusan Ribu Rupiah
Pemerintah Tambah Perluasan Jaringan Internet di Pedesaan
5 Restoran Tertua Indonesia Selama Lebih Dari Seabad
Galbitang: Sop Iga Korea, Menu Sederhana Menikmati Keluarga
Sambal Bawang Bu Rudy: Pedas Nendang, Mudah Dibuat di Rumah
Berita Terbaru
BPBD Sumsel Catat 1.493 Titik Panas, 399 di Juni 2026
BOSP 2026 Tahap 2: Pastikan Laporan dan Realisasi 50%
Siti Zahro Bekasi: 23 Tahun, Ditemukan Kista Ovarium Raksasa
Prancis Kalah Menyesak 4‑2 Argentina Final Piala Dunia 2022
Daftar Pemagangan Jepang & Kaigo via Skillhub SIAPkerja
Garasi di Trotoar Bandung Dihentikan Satpol PP, Pemilik Maaf
PHR Buka Program Magang Lulusan D3-D4-S1, Pendaftaran 15–19 Juni
Indomilk Gelar Roadshow Pastry Mini & Coffee Pairing
