Pedagang Pasar Mentigi Direlokasi ke Lapangan Sampalan
Gambar atau konten salah?
Para pedagang di Pasar Mentigi, Desa Batununggul, Nusa Penida, Klungkung, Bali, akan dipindahkan sementara ke Lapangan Umum Sampalan di Desa Sampalan. Relokasi ini dilakukan karena pasar tersebut akan menjalani revitalisasi besar-besaran.
Bupati Klungkung, I Made Satria, mengatakan bahwa pihaknya sudah menggelar sosialisasi secara bertahap kepada semua pedagang. Ia memastikan seluruh pedagang telah menyetujui rencana pemindahan ini. "Untuk memastikan roda perekonomian masyarakat tetap berjalan selama revitalisasi ini, kami lakukan relokasi. Untuk ini, kami sudah melakukan sosialisasi secara bertahap ke seluruh pedagang," jelas Satria kepada awak media pada Rabu, 15 Juli 2026.
Revitalisasi Pasar Mentigi merupakan salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Klungkung untuk memajukan perekonomian warga. Menurut Satria, selain akses jalan, pusat perekonomian di Nusa Penida juga perlu mendapat perhatian serius. "Pasar Mentigi ini kumuh dan jorok. Selain itu, kalau pagi juga sering terjadi kemacetan. Ini yang ingin kami perbaiki melalui revitalisasi," ungkapnya.
Anggaran untuk merenovasi pasar terbesar di Nusa Penida ini mencapai sekitar Rp 94 miliar. Proyek tersebut akan dikerjakan secara multiyears atau bertahap selama dua tahun, yaitu 2026 hingga 2027. "Tahun ini sekitar Rp 47,8 miliar. Sisanya dianggarkan menyusul tahun depan," kata Satria.
Untuk menambah dana di tengah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemkab Klungkung juga mengajukan pinjaman sebesar Rp 114,1 miliar ke Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Pinjaman ini akan dicairkan dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar Rp 66,2 miliar dialokasikan untuk tiga proyek yang sudah lama dinanti warga Nusa Penida, yaitu:
- Perbaikan Jalan Sampalan-Toya Pakeh sebesar Rp 51,92 miliar
- Perbaikan Jalan Lingkar Ceningan sebesar Rp 9,5 miliar
- Pembangunan Gedung Central Sterile Supply Department (CSSD) Rumah Sakit Gema Santi sebesar Rp 4,86 miliar
Sisa plafon dari tahap pertama sekitar Rp 47,8 miliar telah disiapkan khusus untuk pembangunan Pasar Mentigi tahap satu. Saat ini, proyek revitalisasi sudah mulai berjalan dengan tahapan awal berupa relokasi para pedagang ke lokasi sementara.
Relokasi pedagang ke Lapangan Umum Sampalan menjadi langkah awal dari rangkaian panjang revitalisasi Pasar Mentigi. Dengan anggaran yang mencapai hampir Rp 100 miliar dan pinjaman daerah yang cukup besar, proyek ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk membenahi infrastruktur ekonomi di Nusa Penida, meskipun harus dilakukan secara bertahap selama dua tahun anggaran.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
