Pelabuhan Bakauheni Normal, Siaga Krakatau Belum Ganggu Kapal

Putri N. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Pelabuhan Bakauheni Normal, Siaga Krakatau Belum Ganggu Kapal

Gambar atau konten salah?

Pelabuhan Bakauheni di Lampung Selatan tetap beroperasi normal. Ini terjadi meskipun status Gunung Anak Krakatau sudah naik ke Level III, atau Siaga. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) memastikan belum ada gangguan pada kapal-kapal yang melintasi Selat Sunda, khususnya rute Bakauheni-Merak.

Kepala KSOP Kelas IV Bakauheni, Suratno, menjelaskan semua layanan penyeberangan masih berjalan seperti hari-hari biasa. Ada 28 kapal yang beroperasi saat ini. Kapal-kapal itu melayani penumpang dan kendaraan dari tujuh dermaga yang ada di Pelabuhan Bakauheni.

"Untuk saat ini jalur penyeberangan Bakauheni-Merak masih aman. Operasional kapal berjalan normal dan masyarakat tidak perlu khawatir, namun tetap kami imbau mengikuti informasi resmi dari pemerintah," kata Suratno pada Kamis, 09 Juli 2026.

KSOP tidak tinggal diam. Mereka terus memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau. Pemantauan dilakukan dari wilayah kerja KSOP di Pulau Sebesi. Mereka juga mengacu pada informasi resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang berada di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

"Kami terus memonitor perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Selain pemantauan melalui wilayah kerja di Pulau Sebesi, kami juga mengikuti informasi resmi dari Kementerian ESDM melalui PVMBG sebagai dasar pengambilan langkah-langkah keselamatan pelayaran," ujar Suratno.

Meskipun operasional kapal belum terpengaruh, KSOP sudah mengeluarkan imbauan. Imbauan itu ditujukan kepada semua nakhoda dan operator kapal. Mereka diminta meningkatkan kewaspadaan saat berlayar di Selat Sunda. Hal-hal yang perlu diantisipasi antara lain potensi letusan, sebaran abu vulkanik, lontaran material dari gunung, hingga gangguan terhadap sistem navigasi kapal.

Ada aturan tegas yang diingatkan KSOP. Semua kapal dilarang mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dalam radius lima kilometer dari kawah aktif. Radius ini sesuai dengan rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG.

Arus penumpang dan kendaraan di lintasan Bakauheni-Merak masih lancar. Belum ada kebijakan untuk membatasi atau menghentikan operasional akibat meningkatnya aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Singkatnya, aktivitas pelabuhan dan pelayaran di Selat Sunda belum berubah. Kewaspadaan memang ditingkatkan, tapi semua berjalan seperti biasa. Imbauan resmi dari pemerintah menjadi pegangan utama bagi para pengguna jasa penyeberangan.

Pelabuhan BakauheniGunung Anak KrakatauSiagaKSOPSelat Sundaoperasional normalkewaspadaan

Komentar

Memuat komentar...