Wanita Rapi Buang Air Besar di Depan Ruko, Terekam CCTV
Gambar atau konten salah?
Seorang wanita terekam kamera pengawas saat diduga buang air besar di depan sebuah ruko di Plaza Bandar Jaya, Lampung Tengah. Aksi ini sudah terjadi lebih dari empat kali dan membuat para pedagang merasa resah.
Rekaman CCTV yang beredar di media sosial menunjukkan wanita itu datang ke lokasi pada Sabtu, 04 Juli 2026, sekitar pukul 06.37 WIB. Penampilannya rapi. Ia membawa tas selempang.
Dalam video, ia berhenti di depan ruko yang masih tutup. Ia jongkok di sana, lalu pindah ke sisi lain bangunan dan melakukan hal yang sama. Setelah itu, ia pergi.
Devi, penjaga toko, mengatakan pegawai baru sadar ada kotoran manusia saat hendak membuka toko sekitar pukul 07.10 WIB. "Awalnya kami mencium bau tidak sedap. Setelah lampu dinyalakan, ternyata ada kotoran manusia. Bukan hanya di satu titik, tetapi di beberapa tempat," kata Devi saat dikonfirmasi pada Rabu, 08 Juli 2026.
Menurut Devi, kejadian ini bukan yang pertama. "Sudah sering. Kurang lebih empat kali kejadian seperti ini, makanya sekarang kami pasang CCTV," ujarnya. Aksi berulang inilah yang mendorong pengelola memasang kamera pengawas.
Meski wajah pelaku terekam, Devi tidak mengenalnya. "Kalau lihat dari pakaiannya rapi, seperti orang normal. Pakai tas juga, jadi kami sama sekali tidak menyangka," ucapnya. Penampilan wanita itu tidak menimbulkan kecurigaan.
Para pedagang di sekitar lokasi merasa terganggu. Ruko tersebut menjual pakaian adat dan berada di pusat perbelanjaan yang berdekatan dengan pedagang makanan. "Kami jelas merasa risih dan terganggu. Apalagi di depan toko juga ada pedagang makanan," kata Devi.
Pihak toko sudah melaporkan kejadian ini kepada pengelola Plaza Bandar Jaya. Saat ini, pengelola bersama para pedagang masih berusaha mengidentifikasi wanita yang terekam CCTV.
Kejadian berulang seperti ini menunjukkan bahwa pemasangan kamera pengawas menjadi langkah yang diambil setelah keluhan tidak kunjung berhenti. Identitas pelaku masih belum diketahui, dan penampilannya yang biasa saja membuat ia tidak menonjol di lingkungan sekitar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Empat Daerah di Sumsel Masuk Zona Merah Karhutla
Baru 4,7 Persen Warga Bengkulu Manfaatkan Pemutihan Pajak
Napi Live Facebook, Kalapas Akui Kewalahan
Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Juli 2026
Pemprov Sumsel Bentuk Satgas Berantas Mafia BBM Subsidi
Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Sumsel, Duet dengan Kaesang?
Berita Terbaru
Wanita Rapi Buang Air Besar di Depan Ruko, Terekam CCTV
Polda Bali Aktifkan 91 Command Center Kawal Pertemuan Internasional
Banyuwangi Miliki Pusat Penetasan 20.000 Telur Penyu
BMKG: Puncak Kemarau 2026 Juli-September
Perbaikan Jembatan Bodogol Dimulai Agustus, Warga Cari Jalur Alternatif
Maroko Akui Prancis Favorit, Tapi Incar Kemenangan
McLaren Andra ST Oleng, Tabrak Tiang Listrik
Masa Kontrak PPPK: Bisa Naik Golongan? Ini Jawabannya
50 Tahun Satelit Indonesia: Dari Palapa A1 ke NEO-1
Dosen Korban Doxing, SPK: Ini Intimidasi Terang-terangan
