Pemadaman Listrik Bergilir di Jatim Picu Kebakaran, Stasiun Gubeng Gelap Total
Gambar atau konten salah?
Pemadaman listrik bergilir yang diterapkan di sejumlah wilayah Jawa Timur membawa dampak yang tidak bisa dianggap sepele. Di Surabaya, Stasiun Surabaya Gubeng sempat mengalami kegelapan total di bagian barat pada Jumat, 19 Juni 2020, sejak sore hari. Namun, PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 8 Surabaya memastikan bahwa perjalanan kereta api tetap berjalan dengan aman meskipun area stasiun tidak memiliki penerangan.
Pelaksana Harian Manager Humas Daop 8 Surabaya, Erlangga Budi Laksono, menjelaskan bahwa pihak stasiun langsung mengantisipasi masalah pasokan listrik ini dengan menggunakan generator set atau genset. Tujuannya jelas: agar layanan bagi penumpang tidak berhenti total. "Kendati demikian, beberapa fasilitas untuk layanan pengguna masih tetap beroperasi normal dengan pasokan aliran listrik dari fasilitas genset stasiun," kata Erlangga dalam keterangan tertulis yang diterima.
Di tempat lain, dampak pemadaman listrik jauh lebih tragis. Di Probolinggo, pada malam hari Jumat, 19 Juni 2020, sebuah rumah milik warga bernama Sadi di Dusun Karanglo, Desa Semampir, Kecamatan Semampir, hangus terbakar. Penyebabnya? Lilin yang digunakan sebagai penerangan darurat saat listrik padam.
Menurut keterangan warga, lilin yang menyala diduga jatuh dan mengenai material yang mudah terbakar di dalam rumah. Akibatnya, api dengan cepat membesar dan membuat panik warga sekitar. Rumah Sadi berada di kawasan padat penduduk, sehingga kekhawatiran akan api merambat ke bangunan lain sangat besar.
"Warga mengambil air dari sungai menggunakan ember untuk memadamkan api karena khawatir kobaran api merembet ke rumah lainnya. Apalagi jarak antar rumah di lokasi cukup berdekatan," ujar Ageng, salah satu warga setempat.
Akses menuju lokasi kebakaran sangat sempit. Jalan di gang tersebut tidak bisa dilalui oleh kendaraan pemadam kebakaran dengan mudah. Empat unit armada dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Probolinggo sempat kesulitan menjangkau titik api. Butuh waktu sekitar 30 menit bagi petugas untuk berhasil menjinakkan api.
Kepala Seksi Investigasi dan Pendataan Damkar Kabupaten Probolinggo, Mustopo, memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, penyelidikan masih terus berjalan untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran. "Petugas sedikit mengalami hambatan karena akses menuju lokasi cukup sempit dan jauh dari jangkauan kendaraan pemadam. Namun, alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," jelas Mustopo.
"Dugaan sementara api berasal dari lilin yang jatuh dan mengenai material yang mudah terbakar. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan," pungkasnya.
Kejadian ini menunjukkan bahwa pemadaman listrik bergilir tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga bisa memicu risiko kebakaran. Lilin, yang sering dianggap sebagai solusi darurat, ternyata bisa menjadi sumber bahaya jika tidak digunakan dengan hati-hati. Di sisi lain, stasiun kereta api di Surabaya setidaknya masih memiliki genset sebagai cadangan, meskipun fasilitas publik lainnya ikut terdampak.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
