Pembersihan Bom di Italia Temukan Kuil Kuno 2.500 Tahun

Ningsih R. · 3 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Pembersihan Bom di Italia Temukan Kuil Kuno 2.500 Tahun

Gambar atau konten salah?

Sebuah proyek pembangunan jalan raya di Italia berubah menjadi penemuan arkeologi yang tak terduga. Para pekerja yang sedang membersihkan sisa-sisa bom dari Perang Dunia II justru menemukan kompleks tempat suci kuno. Usia bangunan ini diperkirakan mencapai 2.500 tahun, atau berasal dari abad ke-5 sebelum Masehi.

Lokasi penemuan berada di Ponso, sebuah daerah yang terletak sekitar 72 kilometer di barat daya Venesia. Perusahaan Veneto Strade S.p.A. tengah mengerjakan proyek jalan baru yang akan menghubungkan Borgo Veneto dan Carceri. Sebelum alat berat mulai beroperasi, tim pekerja terlebih dahulu melakukan pembersihan ranjau dan bom yang masih tersisa dari Perang Dunia II. Pada proses pembersihan itulah artefak pertama kali ditemukan.

Temuan ini langsung ditindaklanjuti oleh Italian Superintendency of Archaeology, Fine Arts and Landscape. Lembaga tersebut kemudian melakukan penggalian yang lebih luas di area tersebut.

"Seiring berlanjutnya penggalian, muncul struktur fondasi besar berbentuk persegi panjang yang dapat diidentifikasi sebagai kuil. Salah satunya memiliki ciri kuil peripteral yang dikelilingi deretan kolom di keempat sisinya," demikian pernyataan resmi dari otoritas arkeologi Italia.

Penggalian berhasil mengungkap fondasi bangunan monumental. Para arkeolog meyakini bangunan ini merupakan bagian dari kompleks keagamaan milik bangsa Veneti. Bangsa Veneti adalah masyarakat yang mendiami wilayah timur laut Italia sebelum daerah tersebut dikuasai oleh Romawi.

Selain fondasi kuil, para arkeolog juga menemukan pecahan kolom batu, balok-balok bangunan, dan sejumlah prasasti. Sebagian prasasti ditulis dalam bahasa Latin. Namun, banyak pula yang menggunakan aksara Venetik. Aksara Venetik adalah bahasa kuno yang digunakan oleh masyarakat Veneti sebelum masa Romawi. Beberapa batu berukir diketahui memiliki sifat votif. Artinya, batu-batu tersebut dipersembahkan sebagai bagian dari ritual keagamaan.

"Sebagian batu berinskripsi tampaknya digunakan kembali sebagai bagian dari struktur lantai berpaving. Sementara sebagian lainnya masih berada di posisi aslinya," kata otoritas arkeologi Italia dalam pernyataannya.

Yang menarik, situs tersebut tampaknya tidak ditinggalkan begitu saja ketika wilayah itu memasuki era Romawi. Dari hasil penelitian sementara, para arkeolog menemukan bahwa lantai batu di kompleks itu kemungkinan besar dibangun sekitar abad pertama Masehi. Hal ini menunjukkan bahwa kawasan tersebut tetap dimanfaatkan, meskipun fungsi dan tradisi budayanya telah berubah.

"Situs ini tampaknya tetap memiliki fungsi penting pada masa Romawi. Meskipun diwujudkan melalui bentuk dan kerangka budaya yang berbeda dibandingkan fase sebelumnya," tulis pernyataan resmi tersebut.

Para peneliti juga menduga bahwa salah satu cabang Sungai Adige pernah meluap dan membanjiri kawasan itu pada masa lampau. Meskipun demikian, bukti awal menunjukkan bahwa kompleks tersebut tidak ditinggalkan setelah banjir. Sebaliknya, tempat itu terus digunakan selama beberapa abad.

Penemuan di Ponso menambah daftar panjang temuan arkeologi penting di Italia dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, para arkeolog menemukan nekropolis Zaman Besi yang berusia hampir 3.000 tahun di Trento. Mereka juga menemukan sisa-sisa kota Romawi kuno di dekat Via Appia. Via Appia sendiri adalah jalan bersejarah yang telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Para arkeolog kini masih melanjutkan penggalian. Mereka ingin mengetahui ukuran sebenarnya dari kompleks keagamaan tersebut. Mereka juga ingin memahami peran penting kompleks ini dalam kehidupan masyarakat Veneti sebelum wilayah itu berada di bawah kekuasaan Romawi.

Penemuan ini menunjukkan bahwa proyek infrastruktur modern bisa secara tidak sengaja mengungkap lapisan sejarah yang terkubur. Dari pembersihan bom perang, para pekerja justru menemukan bukti peradaban yang hidup ribuan tahun lalu. Kompleks kuil ini menjadi jendela untuk melihat bagaimana bangsa Veneti beribadah dan bagaimana tradisi mereka bertahan bahkan setelah Romawi datang.

kuil kuno Italiabangsa Venetipenemuan arkeologiPonsoaksara Venetikkompleks keagamaanproyek jalan raya

Komentar

Memuat komentar...