XLSmart Siapkan Pengembalian 15 MHz Pita 900 MHz ke Negara
Gambar atau konten salah?
XLSmart masih dalam tahap persiapan untuk mengembalikan sebagian pita frekuensi 900 MHz ke negara. Ini adalah salah satu kewajiban yang harus dipenuhi setelah merger antara XL Axiata dan Smartfren.
Group Head Corporate Communications XLSmart Reza Mirza mengatakan, perusahaannya saat ini masih melakukan persiapan sebelum pengembalian spektrum dilakukan. Batas waktu yang ditetapkan pemerintah adalah Desember 2026.
"Masih dalam persiapan tidak menggunakan lagi spektrum tersebut hingga batas akhir pengembalian di bulan Desember 2026 mendatang," ujar Reza, Rabu 15 Juni 2026.
Sesuai komitmen pascamerger, XLSmart wajib mengembalikan pita frekuensi 900 MHz selebar 15 MHz kepada negara. Batas akhir pengembalian adalah 14 Desember 2026.
Pengembalian frekuensi ini merupakan bagian dari penataan spektrum yang dilakukan pemerintah. Tujuannya agar pemanfaatan frekuensi radio menjadi lebih efisien setelah konsolidasi industri telekomunikasi.
Di sisi lain, posisi spektrum XLSmart kini semakin kuat. Operator seluler ini ditetapkan sebagai salah satu pemenang seleksi pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Dalam seleksi tersebut, XLSmart memperoleh 30 MHz (2x15 MHz) di pita 700 MHz. Perusahaan juga mendapatkan 50 MHz di pita 2,6 GHz. Dengan demikian, operator yang identik warna biru itu mendapatkan tambahan spektrum sebesar 80 MHz.
Sebelum lelang, XLSmart mengoperasikan total 152 MHz spektrum. Rinciannya terdiri dari pita 800 MHz (22 MHz), 900 MHz (15 MHz), 1.800 MHz (45 MHz), 2,1 GHz (30 MHz), dan 2,3 GHz (40 MHz).
Setelah memperoleh tambahan spektrum dari hasil seleksi, total penguasaan spektrum XLSmart meningkat menjadi sekitar 232 MHz. Namun, setelah pengembalian pita 900 MHz selebar 15 MHz kepada negara pada akhir 2026, total spektrum efektif perusahaan akan menjadi sekitar 217 MHz.
Reza melanjutkan, tambahan spektrum yang diperoleh dari pita 700 MHz dan 2,6 GHz akan menjadi modal penting bagi perusahaan. Spektrum ini akan digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi di berbagai wilayah Indonesia.
Pita 700 MHz akan dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan layanan. Frekuensi ini memiliki karakteristik cakupan yang lebih luas dan penetrasi sinyal yang lebih baik. Sementara itu, pita 2,6 GHz akan memperkuat kapasitas jaringan di wilayah dengan trafik data tinggi.
"Tambahan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung perluasan cakupan (coverage) dan juga memperkuat kapasitas jaringan, baik 4G maupun 5G. Dengan begitu, masyarakat yang terlayani jaringan berkualitas akan semakin luas, termasuk di wilayah-wilayah yang selama ini belum terjangkau," tutur Reza.
Dari data yang ada, XLSmart mengalami perubahan portofolio spektrum yang cukup signifikan. Perusahaan mendapatkan tambahan 80 MHz dari seleksi, namun harus mengembalikan 15 MHz di pita 900 MHz. Hasil akhirnya, total spektrum efektif perusahaan menjadi sekitar 217 MHz, naik dari 152 MHz sebelum lelang. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada kewajiban pengembalian, XLSmart tetap memperoleh tambahan spektrum yang cukup besar untuk pengembangan jaringannya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
XLSmart Siapkan Pengembalian 15 MHz Pita 900 MHz ke Negara
Gerhana Matahari Total 2027 Landa Mekkah, Ini Jadwal Lengkapnya
IAS Kantongi 25 Suara, Aklamasi Ketua Golkar Sulsel Makin Dekat
Dedi Mulyadi Tegaskan Fokus Pembangunan, Bukan Ganti Nama
TNI Bagikan 250 Ayam ke Warga Prasejahtera, Dilarang Dimasak
Bupati Subang Jawab Pandangan Fraksi soal KUA-PPAS 2027
5 Kebiasaan Sepele Picu Gagal Ginjal di Usia Muda
Wisatawan China Digigit Anjing di Bali, Diduga Rabies
Wakil Presiden Argentina Sebut Inggris 'Perompak' Jelang Laga Semifinal Piala Dunia