Pemerintah Tasikmalaya Uji Coba Car Free Day Rabu, WFH Jumat

Ayu W. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 87 dibaca
Bisik.id
Pemerintah Tasikmalaya Uji Coba Car Free Day Rabu, WFH Jumat

Gambar atau konten salah?

Pemerintah Kota Tasikmalaya telah mengadopsi kebijakan Car Free Day (CFD) setiap hari Rabu sebagai upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM). Kebijakan ini mengajak semua pegawai untuk tidak menggunakan kendaraan berbahan bakar minyak ketika menuju kantor. Sebagai alternatif, mereka dapat menggunakan sepeda, berjalan kaki, atau kendaraan listrik.

Di hari pertama penerapan, yaitu 15 April 2026, masih terlihat banyak pegawai yang membawa mobil atau sepeda motor ke kantor. Meskipun demikian, ada juga pegawai yang sudah mencoba mengikuti imbauan tersebut. Mereka datang dengan mengayuh sepeda atau berjalan kaki sambil berolahraga.

Salah satu contoh pegawai yang mengikuti kebijakan adalah Sandi Sugih, seorang Satpol PP Kota Tasikmalaya. Ia tinggal di Kecamatan Cihideung dan bekerja di Jalan Letnan Harun. Jarak antara rumah dan kantor lebih dari lima kilometer.

“Lumayan segar, sambil olahraga. Jalan kaki, jaraknya ada sekitar 5 atau 6 kilometer,” kata Sandi. Ia juga mengaku salah menghitung waktu tempuh sehingga terlambat mengikuti apel. “Berangkat dari rumah jam 07.00 WIB, sampai di kantor jam 8 lebih, terlambat ikut apel,” kata Sandi.

Untuk menghindari keterlambatan di hari berikutnya, Sandi berencana berangkat lebih awal. Ia juga memilih tidak mengenakan seragam sampai bersih di kantor, agar tetap segar saat beraktivitas.

Asisten Daerah (Asda) IIl Setda Kota Tasikmalaya, Asep Maman Permana, menyatakan bahwa kebijakan CFD khusus ASN masih dalam tahap uji coba. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran pemerintah pusat, khususnya dari Kementerian PAN-RB dan Kementerian Dalam Negeri, terkait transformasi budaya kerja yang lebih efisien dan efektif.

“Kebijakan ini masih dalam tahap uji coba. Kami ingin melihat bagaimana dampaknya, baik dari sisi efisiensi anggaran maupun efektivitas pelayanan,” ujar Asep.

Asep juga mengakui bahwa belum semua pegawai Pemkot Tasikmalaya dapat mengikuti kebijakan ini. Faktor domisili dan karakteristik pekerjaan memengaruhi kondisi. “Nanti akan dilakukan evaluasi. Kita lihat mana yang paling efektif dan tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” kata Asep.

Selain uji coba CFD, Pemkot Tasikmalaya juga menerapkan skema Work From Home (WFH) setiap hari Jumat sebagai upaya efisiensi penggunaan energi seperti listrik dan air. Dalam pelaksanaannya, hanya pejabat tertentu yang tetap hadir di kantor guna memastikan pelayanan publik tetap berjalan. “Efisiensi penting, tapi jangan sampai mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Itu yang menjadi prioritas,” kata Asep.

Dengan kedua kebijakan tersebut, pemerintah kota berusaha menyeimbangkan kebutuhan efisiensi dan pelayanan publik. Evaluasi berkelanjutan akan menentukan sejauh mana kebijakan ini dapat diterapkan secara luas tanpa mengorbankan kualitas layanan kepada warga.

Car Free DayTasikmalayapenghematan BBMsepedaWork From Homeefisiensi energievaluasi kebijakan

Komentar

Memuat komentar...