Pemindahan 1.555 Narapidana Lapas Jambi ke Gedung Baru

Hari W. · 2 min baca · 57 menit lalu · 22 dibaca
Bisik.id
Pemindahan 1.555 Narapidana Lapas Jambi ke Gedung Baru

Gambar atau konten salah?

1.555 warga binaan dan tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jambi dipindahkan ke gedung baru pada 6 Juni 2026. Pindahan ini dimulai pagi hari Sabtu dan berlangsung secara bertahap.

Warga binaan yang sebelumnya tinggal di bangunan lama di Jalan Pattimura, Kota Jambi, kini berangkat menuju gedung baru yang terletak di Sengeti, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi. Setiap bus yang membawa narapidana diatur dengan ketat, termasuk pengawasan dari petugas Lapas, Satuan Brimob Polda Jambi, dan TNI.

Menurut Kepala Lapas Kelas IIA Jambi, Syahroni Ali, proses pemindahan dibagi menjadi tiga kloter berdasarkan tingkat pengamanan. “Pemindahan ini harapan kita, pertama dari segi kesehatan, pembinaan, hingga pembinaan kepribadiannya akan cukup baik. Kalau tempatnya sempit, tentu rawan sakit. Di sini kita mengharapkan warga binaan yang kita bina menjadi manusia yang lebih baik dan sehat,” kata Syahroni, Sabtu (6 Juni 2026).

Kloter pertama mencakup 499 warga binaan dengan kategori keamanan maksimal (maximum security). Mereka akan ditempatkan dalam satu blok khusus di gedung baru. Kloter kedua meliputi warga binaan risiko sedang (medium security) yang akan dibagi ke dua blok tahanan. Kloter ketiga ditujukan bagi narapidana kasus korupsi, lansia, atau yang sedang menjalani perawatan kesehatan. Untuk warga binaan yang sakit dan tidak bisa berjalan, lapas menyiapkan ambulans khusus.

Bangunan baru memiliki kapasitas sampai 952 orang, jauh lebih besar dibandingkan bangunan lama yang hanya menampung sekitar 400 orang. Lapas baru dilengkapi ruang pembinaan luas dan sistem keamanan yang memadai. “Bangunan lama rencananya akan difungsikan untuk rumah tahanan negara (Rutan), tapi kita menunggu keputusan pihak yang berwenang (Kemenimipas),” ungkap Syahroni.

Komandan Detasemen Gegana Brimob Polda Jambi, Kompol Ginda Silalahi, menegaskan bahwa pihaknya bersama TNI melakukan pengawalan mulai dari saat pemindahan warga binaan ke dalam bus, selama perjalanan, hingga tiba di lokasi Lapas Jambi yang baru. Pengamanan juga melibatkan Tim Intelijen Brimob.

“Di dalam kendaraan yang mengangkut warga binaan, Brimob menempatkan dua personil bersenjata lengkap. Sepanjang jalan menuju lapas baru dalam kondisi aman untuk dilintasi karena sudah dilakukan penyisiran,” ujar Ginda.

Dengan fasilitas yang lebih baik dan ruang yang lebih luas, pemindahan ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan, pembinaan, dan keamanan narapidana. Lapas baru di Muaro Jambi menjadi contoh upaya pemerintah untuk memperbaiki kondisi penahanan, sekaligus mempersiapkan bangunan lama untuk peran lain di masa depan.

Lapas JambiPemindahan NarapidanaGedung BaruPengamananBrimobTNIKesehatan

Komentar

Memuat komentar...