Pencurian Mobil: Kliwon Simpan Rp3,6M, Kusriyati Teriak
Gambar atau konten salah?
15 Juni 2024 di Jalan Ahmad Yani Brebes, seorang pria bernama Kliwon Alwawan mengalami kejadian yang hampir mengakibatkan hilangnya uang sejumlah Rp 3,6 miliar. Pukul 15.00 WIB, ia baru saja mengambil uang tunai tersebut dari satu bank sebelum keluar dengan mobil Pajero.
Setelah keluar, Kliwon merasa ada orang yang mengikutinya. Untuk menghindari potensi kejahatan, ia memutuskan memarkir mobilnya di area ramai lalu menuju kantor bank lain yang berdekatan. Di sana ia berharap dua pemotor yang muncul akan menjauh.
Namun, dua pemotor itu justru melakukan aksi saat Kliwon masuk ke bank. Ia mendengar teriakan warga, keluar dari dalam, lalu menemukan kaca mobilnya pecah. Uang yang ia bawa berserakan di jalan.
“Saya langsung cek dan menghitung uang tersebut. Alhamdulillah masih utuh Rp 3,6 miliar sesuai jumlah yang saya ambil dari bank,” kata Kliwon, menegaskan bahwa semua uang tetap lengkap.
Di tengah kekacauan itu, seorang jukir wanita lansia bernama Kusriyati melihat pelaku memecah kaca mobil. Ia langsung berteriak, “Saya melihat ada orang memecah kaca mobil, lalu mengambil bungkusan plastik dari dalam mobil. Saya langsung teriak, pencuri...pencuri...,”
Teriakan Kusriyati menarik perhatian warga sekitar. Situasi mendadak membuat pelaku panik, sehingga mereka gagal membawa uang yang telah diambil.
Menurut Kusriyati, pembonceng motor sempat terseret beberapa meter saat hendak membawa bungkusan sambil berpegangan pada motor yang melaju kencang. Ia melanjutkan, “Uangnya sudah diambil, terus mau kabur setelah diteriaki. Pembonceng itu mau bawa uang sambil berusaha menaiki motor sampai terseret.”
Tak lama setelah kejadian, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Brebes datang ke lokasi. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari korban serta saksi.
Polisi kini sedang memburu pelaku yang diduga merupakan komplotan spesialis pencurian dengan modus pecah kaca kendaraan. Kapolsek Brebes, AKP Prapto, menegaskan kondisi kejadian: “Bukan perampokan tapi pecah kaca mobil. Belum berhasil ngambil, tapi ketahuan, lari.”
Peristiwa ini menegaskan pentingnya kewaspadaan dan peran aktif warga dalam mencegah kejahatan di lingkungan sekitar. Keberhasilan Kusriyati dalam menghalangi pencurian menunjukkan bahwa tindakan cepat dan berani dapat mengurangi kerugian besar bagi korban.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
