Hujan Ringan di Jawa Tengah Hari Selasa, 16 Juni 2026
Gambar atau konten salah?
Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang mengumumkan bahwa sebagian wilayah di Jawa Tengah akan mengalami hujan ringan pada hari Selasa, 16 Juni 2026. Prediksi ini mencakup daerah pegunungan tengah, dataran tinggi, dan sekitarnya, dengan intensitas yang tidak merata.
Menurut Risca Maulida, kepala cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Pagi sampai siang cerah berawan hingga berawan. Sore hingga awal malam umumnya berawan.
Keterangan tersebut disampaikan dalam pernyataan tertulis pada hari tersebut.
Suhu udara di wilayah ini diperkirakan berkisar antara 19–34 derajat Celcius, sementara kelembaban mencapai 59–95 persen. Prakiraan cuaca berlaku dari pukul 07.00–19.00 WIB.
Berikut rincian wilayah dan intensitas hujan:
- Hujan ringan–sedang: Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, dan Kajen.
- Hujan ringan: Purwokerto, Purbalingga, Mungkid, Kendal, Batang, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, dan Majenang.
- Berawan: Kebumen, Purworejo, Boyolali, Karanganyar, Sragen, Kudus, Jepara, Ungaran, Solo, Salatiga, Semarang, dan Ambarawa.
- Cerah berawan: Cilacap, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, dan Demak.
Prakiraan ini menunjukkan bahwa kebanyakan wilayah di Jawa Tengah akan menampilkan kondisi berawan, dengan hujan ringan tersebar di beberapa daerah. Suhu dan kelembaban tetap berada dalam kisaran normal, menandakan tidak ada perubahan cuaca ekstrem pada hari ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
