Pendaftaran Magang Kemnaker 2026 Mundur Sehari
Gambar atau konten salah?
Pendaftaran program Magang Kemnaker 2026 mengalami pergeseran jadwal. Semula dibuka pada 15 Juli, kini dimulai pada 16 Juli 2026. Peserta diminta mengecek ulang persyaratan dan jadwal terbaru agar siap bergabung menjadi tenaga profesional di perusahaan impian.
Berdasarkan informasi dari akun Instagram @kemnaker, Maganghub Kemnaker adalah platform untuk program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi 2026. Pemerintah menargetkan 150.000 peserta hingga akhir tahun. Pendaftaran dibagi menjadi tiga gelombang. Masing-masing gelombang memiliki kuota 50.000 peserta. Dengan penambahan kuota ini, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 4,2 triliun.
Ada lima tahapan yang harus dilalui peserta. Berikut jadwal lengkapnya:
- Pendaftaran Perusahaan dan K/L: 29 Juni hingga 15 Juli 2026
- Pendaftaran Peserta: 16 Juli hingga 28 Juli 2026
- Seleksi Peserta oleh Penyelenggara: 29 Juli hingga 5 Agustus 2026
- Pengumuman Peserta: 7 Agustus 2026
- Hari Pertama Magang: 10 Agustus 2026
Tahap awal untuk bisa magang adalah mendaftar secara online melalui website Maganghub. Peserta harus login menggunakan akun SIAPkerja. Sebelum mendaftar, peserta wajib mengecek status kepesertaan, apakah eligible atau tidak.
Pada 16 Juli 2026 pukul 13.00 WIB, peserta sudah bisa mengajukan atau memilih lowongan magang yang tersedia. Sebelum itu, peserta bisa mengecek lowongan magang pada menu "Lowongan" di portal Maganghub.
Syarat Utama Daftar Maganghub Kemnaker 2026
Tidak semua lulusan bisa mendaftar program magang nasional ini. Ada ketentuan syarat umum yang harus dipenuhi. Syarat-syarat tersebut meliputi:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK yang valid
- Lulusan D3 atau S1 dari perguruan tinggi yang terdaftar di Kemendikbudristek
- Maksimal 1 tahun sejak tanggal kelulusan (terhitung dari ijazah)
- Usia maksimal 27 tahun saat mendaftar
- Belum pernah mengikuti Program Pemagangan Nasional sebelumnya
- Sehat jasmani dan rohani
Syarat Dokumen yang Diperlukan
Selain syarat umum, calon peserta perlu menyiapkan dokumen berikut:
- Scan KTP yang masih berlaku
- Ijazah asli (bukan Surat Keterangan Lulus)
- Transkrip nilai terakhir
- Pas foto terbaru (latar belakang merah/biru)
- Curriculum Vitae (CV) terbaru
- Sertifikat pendukung atau surat pengalaman kerja (opsional)
Perlu dicatat, Kemnaker tidak menetapkan ketentuan IPK minimal untuk melamar magang. Namun, perusahaan mitra dapat menetapkan kriteria tambahan, termasuk IPK minimal. Selain itu, Surat Keterangan Lulus (SKL) tidak dapat digunakan sebagai pengganti ijazah untuk mendaftar.
Tata Cara Daftar Magang Kemnaker 2026
Seluruh proses registrasi dan rekrutmen program magang nasional ini dilakukan secara terpusat, online, dan gratis. Berikut langkah-langkah pendaftarannya:
- Akses portal resmi MagangHub di tautan https://maganghub.kemnaker.go.id/
- Bagi yang belum memiliki akun, Anda akan diarahkan untuk membuat profil ekosistem SIAPkerja terlebih dahulu.
- Lakukan login ke dashboard MagangHub menggunakan akun SIAPkerja yang sudah terverifikasi.
- Lengkapi seluruh data riwayat hidup, kontak, dan data akademik secara presisi.
- Unggah berkas dokumen (KTP, Ijazah, Transkrip, Pas Foto, CV) yang diminta oleh sistem.
- Cari dan pilih lowongan pemagangan yang aktif dan sesuai dengan minat atau rumpun ilmu Anda.
Tata Cara Buat Akun SIAPkerja Kemnaker
Pendaftaran akun SIAPkerja hanya membutuhkan data diri berupa nomor NIK KTP, email, password, dan verifikasi OTP. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka https://account.kemnaker.go.id/register
- Isi kolom NIK KTP
- Isi Nama Lengkap
- Klik "Berikutnya"
- Masukkan email dan nomor HP
- Isi password sesuai ketentuan
- Klik "Daftar Sekarang"
- Lakukan verifikasi dengan memasukkan kode OTP yang dikirim lewat SMS
- Pastikan status pendaftaran akun berhasil
- Halaman SIAPkerja sudah bisa diakses
Program magang ini terbuka bagi lulusan D3 dan S1. Batas usia maksimal 27 tahun dan maksimal satu tahun sejak kelulusan. Tidak ada syarat IPK minimal dari pemerintah, tapi perusahaan mitra bisa menambahkannya. Proses pendaftaran sepenuhnya online dan gratis. Peserta hanya perlu menyiapkan dokumen seperti KTP, ijazah asli, transkrip nilai, pas foto, dan CV. Surat Keterangan Lulus tidak bisa menggantikan ijazah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bea Cukai Sita 36,7 Juta Batang Rokok Ilegal di Sumbagbar
PKH Juli 2026: Syarat Ketat dan Cara Cek Penerima
Prakiraan Cuaca Lampung 16 Juli: Berawan, Kabut, Suhu 16-32°C
Dua Versi Legenda Si Pahit Lidah di Sumsel
Penataan 7 Ulu Palembang Siap Disulap Jadi Ruang Publik Modern
Polres Muba Kumpulkan Kades Cegah Karhutla
Berita Terbaru
5 Kebiasaan Sepele Picu Gagal Ginjal di Usia Muda
BMKG: Mayoritas Jawa Tengah Cerah Berawan Kamis
Shopee & Meta Luncurkan Program Afiliasi Instagram
Renungan Katolik: Beban Ringan Merawat Bumi Bersama Yesus
Gubernur Dorong Optimalisasi Dana BOS Sebelum Wacana SPP
Lonjakan Heatstroke: 4.580 Orang Dirawat, Lansia Paling Terdampak
Argentina Hentikan Langkah Inggris, Final Piala Dunia Menanti
Foto Messi Gendong Yamal Bayi Viral Jelang Final Piala Dunia