Penataan 7 Ulu Palembang Siap Disulap Jadi Ruang Publik Modern
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Kota Palembang terus mematangkan rencana penataan kawasan 7 Ulu yang berada di bawah Jembatan Ampera. Kawasan ini akan disulap menjadi ruang publik yang lebih modern dan ramah bagi semua kalangan, terutama anak muda. Rencananya, tempat ini akan dilengkapi dengan panggung kreatif dan fasilitas skatepark.
Pembahasan desain final dilakukan dalam rapat yang dipimpin oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang, Isnaini Madani. Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN), sebagai pemegang wewenang lahan, memberikan konsep penataan kawasan tersebut. Konsep ini mendapat respons positif dari Pemkot Palembang, sehingga realisasinya bisa segera dilakukan.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan bahwa penataan kawasan ini tidak hanya soal pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, pengelolaan kawasan juga menjadi perhatian utama agar tempat ini tetap tertata dan berfungsi dengan baik dalam jangka panjang.
"Kami ingin kawasan 7 Ulu menjadi ruang publik yang nyaman, aman, dan menarik bagi masyarakat. Karena itu, penataan tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga menyiapkan sistem pengelolaannya agar kawasan ini bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan," kata Dewa kepada wartawan pada Rabu, 15 Juli 2026.
Dewa mengungkapkan bahwa sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) sudah dilibatkan sejak tahap perencanaan. Satpol PP, Dinas Perhubungan, pihak kecamatan, hingga kelurahan akan bertugas menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan kawasan. Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum bersama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) akan menyiapkan infrastruktur pendukung. Mulai dari perbaikan akses jalan hingga peningkatan penerangan.
"Seluruh perangkat daerah memiliki peran masing-masing agar kawasan ini nantinya tidak hanya bagus saat diresmikan, tetapi juga tetap terawat dan menjadi destinasi yang nyaman bagi masyarakat," ungkapnya.
Dewa juga menargetkan kawasan 7 Ulu menjadi bagian dari pengembangan destinasi wisata yang terintegrasi. Lokasinya yang berdekatan dengan Kampung Kapitan dan Terminal Penumpang 7 Ulu dinilai memiliki potensi besar. Ketiga tempat ini bisa dikembangkan menjadi satu kawasan wisata yang saling terhubung.
Selain itu, Pemkot memastikan Terminal Penumpang 7 Ulu yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat aksi penjarahan akan segera diperbaiki. Pelaku penjarahan sudah diamankan, sehingga proses rehabilitasi terminal bisa segera dilakukan.
"Perbaikan terminal menjadi bagian dari penataan kawasan agar seluruh fasilitas di 7 Ulu saling mendukung dan mampu meningkatkan daya tarik wisata Kota Palembang," pungkasnya.
Penataan kawasan 7 Ulu ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Palembang untuk menghidupkan kembali ruang publik di pusat kota. Dengan menggabungkan fasilitas modern seperti skatepark dan panggung kreatif, serta menghubungkannya dengan destinasi wisata yang sudah ada, kawasan ini diharapkan bisa menjadi magnet baru bagi warga dan wisatawan. Perbaikan terminal yang sempat rusak juga menjadi kunci agar seluruh area ini bisa berfungsi secara optimal dan saling mendukung.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Penataan 7 Ulu Palembang Siap Disulap Jadi Ruang Publik Modern
10 Lokasi Nobar Final Piala Dunia 2026 di Denpasar
Pekerja Desak Pajak JHT 0% di Pertemuan Sidoarjo
Satu Akun SIAPkerja untuk Semua Layanan Kemnaker
Shin Tae-yong Mulai Bangun Fondasi Persija
Ian Wright Sebut Laga Inggris vs Argentina Layaknya Perang
Motorola Razr Fold Hanya Rilis 1 Varian RAM di Indonesia
Kredit UMKM Baru Rp 1.500 Triliun dari Target Rp 2.200 Triliun