Pendakian Tektok Rinjani Diizinkan Kembali, Wajib Bawa Surat Rekomendasi

Guntur P. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Pendakian Tektok Rinjani Diizinkan Kembali, Wajib Bawa Surat Rekomendasi

Gambar atau konten salah?

Pendakian tektok di Gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat, kini kembali diizinkan. Tapi ada aturan yang harus diikuti. Istilah tektok merujuk pada pendakian yang dilakukan dalam sehari—naik dan turun tanpa menginap di gunung.

Kepala Subbagian Tata Usaha Taman Nasional Gunung Rinjani, Astekita Ardiaristo, menjelaskan bahwa kebijakan ini bukan untuk semua orang. Pendakian tektok hanya diperuntukkan bagi pelari trail run atau mereka yang sudah punya pengalaman dan kemampuan mendaki.

"Sebenarnya bukan membuka pendakian tektok, tetapi untuk memperjelas perizinan bagi teman-teman yang latihan trail run di Gunung Rinjani dan juga bagi yang memiliki pengalaman dan kemampuan tentunya," kata Astekita akhir pekan lalu.

Syarat utamanya adalah surat rekomendasi dari komunitas atau asosiasi pendaki. Surat ini menjadi bukti bahwa pendaki benar-benar punya pengalaman. Tanpa surat itu, izin tidak akan keluar.

"Yang paling penting ada rekomendasi dari asosiasi atau komunitas pendaki, kalau sudah ada rekomendasi biasanya ini anggota mereka yang sudah biasa trail run dan berpengalaman," ujarnya.

Proses pendaftaran dan harga tiket untuk pendakian tektok sama persis dengan pendaki biasa. Perbedaannya hanya terletak pada surat rekomendasi dan lokasi pengajuan izin. Izin diajukan langsung di Kantor Balai TNGR, bukan melalui jalur umum.

"Hari ini sudah bisa dan registrasi juga seperti pendakian biasa. Namun ada persyaratan lainnya yang harus dipenuhi yaitu surat rekomendasi dan izin dari kantor Balai TNGR," kata Astekita.

Berikut alur pengajuan izin pendakian tektok di Gunung Rinjani:

  1. Pesan tiket lewat aplikasi e-Rinjani. Pilih jadwal dan jalur pendakian sesuai rencana.
  2. Ajukan surat permohonan kegiatan tektok ke Kepala Balai TNGR. Surat ini harus diketahui oleh asosiasi atau komunitas pendaki. Lampirkan dokumen pendukung: rekomendasi kemampuan dan pengalaman mendaki secara tektok, fotokopi KTP, dan bukti pembelian e-tiket.
  3. Tunggu proses verifikasi dari petugas Balai TNGR.
  4. Terima Surat Rekomendasi sebagai izin pelaksanaan kegiatan tektok.
  5. Lakukan check-in di pintu masuk sesuai jadwal dan aturan yang berlaku.
  6. Laporkan ke petugas pintu masuk bahwa Anda akan melakukan pendakian tektok.
  7. Bawa perlengkapan dan obat-obatan standar. Meskipun tidak bermalam, keselamatan tetap prioritas utama.
  8. Sampaikan laporan kegiatan setelah pendakian selesai sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Aturan ini sebenarnya sudah berlaku sejak lama. Namun baru dipertegas sekarang. Tujuannya agar tidak ada pendaki pemula yang nekat mendaki tanpa persiapan. Gunung Rinjani bukan gunung biasa. Medannya berat, cuacanya bisa berubah cepat. Pendakian tektok butuh fisik dan mental yang kuat.

Bagi yang sudah terbiasa, ini bisa jadi cara menikmati pemandangan Rinjani tanpa harus menginap. Tapi bagi yang belum, lebih baik ikuti jalur pendakian biasa yang butuh beberapa hari. Keselamatan tetap yang utama.

pendakian tektokGunung Rinjanisurat rekomendasikomunitas pendakitrail runBalai TNGRe-Rinjani

Komentar

Memuat komentar...