Yordania Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dua Kekalahan
Gambar atau konten salah?
Perjalanan Yordania di Piala Dunia 2026 harus berakhir lebih cepat dari yang diharapkan. Tim debutan dari Asia ini sudah dipastikan tersingkir setelah menelan dua kekalahan berturut-turut di babak penyisihan grup.
Dalam pertandingan kedua Grup J, Yordania berhadapan dengan Aljazair di San Francisco Bay Area Stadium, Amerika Serikat, pada Selasa, 23 Juni 2026. Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Yordania berhasil unggul lebih dulu di babak pertama melalui gol yang dicetak oleh Al Rashdan.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Aljazair berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua melalui gol Benbouali. Pertandingan semakin memanas ketika Gouiri mencetak gol kemenangan untuk Aljazair di menit-menit akhir pertandingan.
Situasi sempat menguntungkan Yordania saat mereka unggul 1-0. Dengan tiga poin di tangan, mereka memiliki peluang besar untuk lolos ke babak 32 besar. Sebaliknya, posisi Aljazair justru berada di ujung tanduk dan terancam tersingkir.
Namun, dua gol comeback yang dicetak Aljazair melalui situasi bola mati menghancurkan semua harapan Yordania. Kedua gol tersebut berasal dari skema sepak pojok. Benbouali mencetak gol melalui sundulan, sementara Gouiri mencetak gol lewat sontekan.
Saat ini, Yordania berada di posisi paling bawah atau peringkat keempat di Grup J dengan nol poin dari dua pertandingan. Sebelumnya, mereka juga harus mengakui kekalahan dari Austria dengan skor 1-3.
Di pertandingan terakhir, Yordania dijadwalkan akan menghadapi Argentina pada 28 Juni. Namun, hasil pertandingan itu tidak akan banyak berarti. Sekalipun Yordania menang, poin mereka hanya akan sama dengan tim yang kalah antara Austria atau Aljazair. Sayangnya, berdasarkan hasil head to head, Yordania sudah kalah dari kedua negara tersebut sehingga tidak mungkin bisa menggeser posisi mereka.
Yordania merupakan salah satu dari empat tim debutan di Piala Dunia edisi kali ini. Mereka harus angkat koper lebih cepat, menyusul Haiti, Turki, dan Tunisia yang juga sudah dipastikan tersingkir dari turnamen.
Secara keseluruhan, perjalanan Yordania di Piala Dunia 2026 memang berakhir mengecewakan. Mereka gagal memanfaatkan momentum saat unggul di babak pertama, dan harus menerima kenyataan pahit karena kebobolan dua gol dari situasi bola mati yang sama.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
