Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang Kembali Buka

Cahyo S. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang Kembali Buka

Gambar atau konten salah?

Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, resmi beroperasi kembali pada Selasa, 07 Juli 2026. Tempat ini bukan cuma tempat pinjam buku. Setelah menjalani revitalisasi, perpustakaan itu berubah menjadi ruang publik yang nyaman untuk berbagai kegiatan produktif.

Banyak pengunjung datang sambil membawa laptop. Mereka menyelesaikan pekerjaan kantor atau tugas kuliah di sana. Suasananya tenang. Pilihan tempat duduknya beragam. Ada akses WiFi juga. Semua itu membuat perpustakaan ini terasa seperti ruang kerja bersama yang ramah buat pelajar dan mahasiswa.

Desain interiornya juga menarik. Hampir setiap sudut ruangan terlihat estetik. Cocok dijadikan latar foto atau video konten.

Perpustakaan ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 22.00 WIB. Layanan tutup pada hari libur nasional dan cuti bersama. Khusus hari Jumat, perpustakaan tutup sementara pada pukul 11.30 hingga 13.00.

Lokasinya cukup mudah dijangkau dengan transportasi umum. Stasiun LRT Rasuna Said adalah opsi terdekat dari Gedung Nyi Ageng Serang. Stasiun itu juga terintegrasi dengan Halte Transjakarta Rasuna Said. Dari sana, pengunjung bisa berjalan kaki menuju perpustakaan. Bagi yang membawa kendaraan pribadi, area parkir tersedia di kompleks gedung.

Pengunjung perlu mendaftar melalui aplikasi Jaklitera atau situs perpustakaan.jakarta.go.id. Tujuannya untuk mendapatkan akun dan barcode keanggotaan. Barcode itu dipindai saat memasuki area perpustakaan. Bagi wisatawan mancanegara, cukup membawa paspor atau KITAS. Petugas akan membantu proses registrasi.

Lantai 7 menjadi area pertama yang ditemui pengunjung. Di lantai ini terdapat gate masuk tempat barcode keanggotaan dipindai. Tidak jauh dari pintu masuk, tersedia pusat informasi yang bisa membantu pengunjung. Bagi yang membawa barang bawaan, pengelola menyediakan ruang loker untuk penyimpanan selama berkunjung.

Setelah melewati area tersebut, pengunjung akan menemukan ruang perpustakaan utama. Ada berbagai koleksi buku, area baca yang nyaman, serta beberapa sudut estetik untuk membuat konten foto dan video. Di lantai ini juga terdapat Serambi Nada. Itu adalah area khusus untuk mendengarkan koleksi vinyl sambil menikmati suasana perpustakaan yang lebih santai. Dari sana, pengunjung bisa melihat pemandangan gedung bertingkat khas Kota Jakarta.

Salah satu daya tarik lain di lantai 7 adalah Serambi Jakarta. Area ini menghadirkan pameran temporer bertema literasi dan ilmu pengetahuan. Pengunjung dapat melihat pameran mengenai sejarah budaya literasi. Ada juga pengalaman imersif yang menampilkan perjalanan para pemimpin Jakarta dari masa ke masa.

Lantai 8 menghadirkan fasilitas pendukung. Pengunjung dapat menemukan koleksi khusus Kejakartaan. Koleksi itu berisi berbagai referensi mengenai budaya Jakarta. Di lantai ini juga tersedia toilet, serta Ruang Rapat Bertumbuh yang dapat digunakan untuk kegiatan diskusi dan pertemuan. Selain itu, pengelola menyiapkan foodcourt yang saat ini berstatus 'segera dibuka'.

Perpustakaan ini memiliki sekitar 55 ribu koleksi buku. Koleksi tersebut ditujukan untuk berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga pembaca dewasa. Mencakup berbagai genre seperti sastra, sejarah, geografi, teknologi dan ilmu terapan. Masih banyak lagi genre dan kelompok buku yang menjadi koleksi perpustakaan ini.

Perpustakaan Jakarta Nyi Ageng Serang menawarkan lebih dari sekadar tempat membaca. Dengan jam operasional hingga malam, akses transportasi yang mudah, dan fasilitas seperti ruang kerja, area mendengarkan vinyl, serta pameran temporer, tempat ini menjadi alternatif ruang publik di Jakarta. Koleksi bukunya yang mencapai 55 ribu eksemplar juga mencakup beragam genre untuk berbagai usia.

Perpustakaan Jakartarevitalisasiruang publikkoleksi bukufasilitasJakliteratransportasi umum

Komentar

Memuat komentar...