Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green

Arif S. · 2 min baca · 1 hari lalu · 5 dibaca
Bisik.id
Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green

Gambar atau konten salah?

Pertamina Patra Niaga menyesuaikan harga jual BBM non‑subsidi pada produk Pertamax dan Pertamax Green. Mulai Rabu 10 Juni 2026, harga Pertamax (RON 92) naik menjadi Rp 16.250/liter, sedangkan Pertamax Green 95 (RON 95) menjadi Rp 17.000/liter.

Penyesuaian ini dilakukan setelah koordinasi dengan pemerintah sebagai regulator. Perubahan harga mengikuti mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan harga pasar keekonomian.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM non‑subsidi mengikuti regulasi yang berlaku. Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi yang bertujuan menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, dan kepastian pasokan energi bagi masyarakat.

“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah,” ujar Roberth dalam keterangan tertulis, Selasa 09 Juni 2026.

“Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” sambung Roberth.

Roberth menambahkan, “Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina.”

Dalam komitmennya melaksanakan tugas pendistribusian BBM bersubsidi, Pertamina Patra Niaga tetap melayani produk BBM jenis gasoline yaitu Pertalite dan BBM jenis gasoil yaitu Biosolar. Harga jual kedua produk BBM bersubsidi tersebut tetap dilayani dengan harga Pertalite Rp 10.000/liter dan Biosolar Rp 6.800/liter. Harga BBM bersubsidi ini tidak mengalami perubahan.

Berikut daftar harga BBM non‑subsidi yang berlaku di SPBU Pertamina mulai 10 Juni 2026:

  • Pertamax (RON 92): dari Rp 12.300/liter menjadi Rp 16.250/liter
  • Pertamax Green 95 (RON 95): dari Rp 12.900/liter menjadi Rp 17.000/liter
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp 20.750/liter (tetap)
  • Dexlite (CN 51): Rp 23.000/liter (tetap)
  • Pertamina Dex (CN 53): Rp 24.800/liter (tetap)

Dan daftar harga BBM bersubsidi:

  • Pertalite: Rp 10.000/liter (tetap)
  • Biosolar: Rp 6.800/liter (tetap)

Informasi lengkap terkait harga BBM terbaru dapat diakses melalui kanal resmi www.pertaminapatraniaga.com dan aplikasi MyPertamina. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat juga dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 yang siap melayani pertanyaan terkait produk dan layanan perusahaan.

Perubahan harga ini mencerminkan upaya Pertamina Patra Niaga untuk menyesuaikan diri dengan dinamika pasar global sekaligus menjaga ketersediaan dan kualitas BBM bagi konsumen di seluruh Indonesia.

Pertamina Patra Niagaharga BBM non‑subsidiPertamaxPertamax Greenregulasi pemerintahevaluasi berkalapasar minyak duniaSPBU Pertamina

Komentar

Memuat komentar...