PNBP Minerba Januari-April 2026 48,95 Triliun, Naik 6,21%

Dedi S. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 87 dibaca
Bisik.id
PNBP Minerba Januari-April 2026 48,95 Triliun, Naik 6,21%

Gambar atau konten salah?

Tri Winarno, Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM, mengungkapkan bahwa penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor mineral dan batu bara pada periode Januari hingga April 2026 mencapai Rp 48,95 triliun. Angka ini menunjukkan kenaikan 6,21 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang tercatat Rp 46,09 triliun.

Dalam Rapat Debat Peraturan (RDP) bersama Komisi XII DPR RI pada 19 Mei 2026, Tri menyatakan, Dari sisi PNBP realisasi Ditjen Minerba pada saat ini dari periode Januari sampai April mencapai Rp 48,95 triliun, sebetulnya kalau ditarik sampai 15 Mei mencapai Rp 55 triliun dan secara tahunan terdapat kenaikan 6,21%, ujarnya.

Rincian bulanan menunjukkan variasi yang cukup signifikan. Pada Januari 2026, PNBP tercatat Rp 11,18 triliun, turun 9,33 % dibandingkan Januari 2025. Februari 2026 mencatat Rp 9,97 triliun, naik 7,55 % dari bulan sebelumnya. Maret 2026 menampilkan Rp 12,01 triliun, peningkatan 3 %. April 2026 menunjukkan lonjakan 23,07 % menjadi Rp 15,79 triliun. Namun, data per 30 April 2026 masih bersifat cut‑off, sehingga angka April dapat berubah.

Tri menambahkan bahwa target PNBP sektor minerba tahun ini mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya. Target awal ditetapkan Rp 124,75 triliun, kemudian meningkat 7,36 % menjadi Rp 133,93 triliun. Ia juga menegaskan, Dari sisi target tahun 2026 juga mencapai jumlah yang meningkat dibanding tahun 2025, katanya.

Realisasi sampai pertengahan Mei 2026 diperkirakan sudah menembus Rp 55 triliun, menandakan pertumbuhan yang stabil meski masih ada potensi perubahan pada data bulan April. Angka-angka ini mencerminkan upaya pemerintah dalam memaksimalkan pendapatan sektor minerba, sekaligus menyesuaikan target fiskal untuk tahun fiskal mendatang.

PNBP sektor mineral dan batu baraTri WinarnoKementerian ESDMPenerimaan negara bukan pajakTarget PNBP 2026Pertumbuhan 6,21%48,95 triliun

Komentar

Memuat komentar...