Polisi Buru Pelaku Pembuang Bayi di Toilet Kereta Sancaka
Gambar atau konten salah?
Polisi di Solo masih memburu orang yang tega meninggalkan bayi di dalam toilet Kereta Api Sancaka 84B, yang melayani rute Jogja menuju Surabaya. Bayi malang itu kini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Solo.
Kapolsek Banjarsari, Kompol Harno, mengungkapkan bahwa tim Reserse Kriminal (Reskrim) masih bekerja keras untuk mengungkap identitas pelaku. Mereka tidak tinggal diam. Serangkaian langkah penyelidikan telah dilakukan.
"Personel Satreskrim Polresta Solo bersama Unit Reskrim Polsek Banjarsari saat ini masih melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan barang bukti, penelusuran rekaman CCTV, hingga berkoordinasi dengan pihak PT KAI Daop 6 Yogyakarta untuk mengungkap pelaku," kata Harno dalam siaran pers pada Sabtu, 04 Juli 2026.
Kejadian ini bermula saat petugas kereta menemukan bayi tersebut sekitar pukul 07.20 WIB. Saat itu, KA Sancaka sedang dalam perjalanan menuju Surabaya. Demi keselamatan si kecil, bayi itu kemudian diturunkan saat kereta berhenti di Stasiun Solo Balapan.
"Untuk menjamin keselamatan dan kesehatan bayi, saat ini bayi tersebut telah mendapatkan perawatan intensif di RS Bhayangkara Solo," ucap Harno.
Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Mereka membutuhkan bantuan masyarakat. Siapa pun yang memiliki informasi atau petunjuk mengenai bayi ini diminta segera melapor ke pihak berwajib. Informasi dari warga sangat krusial untuk mengungkap siapa orang yang tega meninggalkan bayi tersebut sendirian di dalam toilet gerbong kereta.
"Informasi dari masyarakat sangat dibutuhkan guna membantu proses penyelidikan sehingga pelaku dapat segera ditemukan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Selain itu, Polresta Solo juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan anak serta tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan bayi maupun anak," pungkasnya.
Manajer Humas KAI Daop 6 Jogja, Feni Novida Saragih, memberikan keterangan terpisah. Ia membenarkan bahwa bayi itu pertama kali ditemukan oleh petugas kereta di toilet kereta eksekutif 3. Penemuan itu langsung dilaporkan ke Pusat Pengendalian Pelayanan, yang kemudian berkoordinasi dengan Stasiun Solo Balapan untuk penanganan lebih lanjut.
Peristiwa ini menyisakan pertanyaan besar. Siapa pelakunya dan apa motif di balik tindakan nekat meninggalkan bayi mungil di tempat yang tidak semestinya? Polisi terus berupaya merangkai petunjuk, mulai dari rekaman CCTV hingga keterangan para saksi di lapangan. Semua dilakukan demi mengungkap fakta dan memastikan pelaku mendapat hukuman setimpal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Mu'ti Cerita Hidup dari Beasiswa ke Beasiswa
Undip Minta Maaf Larang Wartawan Liput Kuliah Umum Menkeu
Pohon Tua Tumbang Timpa Truk di Boyolali, Akses Jalan Sempat Lumpuh
PSI Siapkan Jokowi Keliling Jateng, Buktikan 'Kandang Gajah'
Air Pipa Bocor Dikira Mata Air Berkah
Jokowi ke Lampung Jumat, Ajak Warga Foto Bersama
Berita Terbaru
Polisi Buru Pelaku Pembuang Bayi di Toilet Kereta Sancaka
Demi Cilok, Pria Ini Lawan Mertua, Kini Raup Rp500 Ribu Sehari
5 Makanan Ekstrem Penambah Gairah Seksual, dari Semut hingga Testis Sapi
Dalic Menyesal Modric Akhiri Piala Dunia dengan Pahit
Tes Penampilan IPDN 2025: Postur Tubuh hingga Suara Diperiksa
Transmart Full Day Sale: Diskon 50%+20% Besok