Polisi Kawal Ibu Hamil, Bayi Lahir di Mobil

Iwan D. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Polisi Kawal Ibu Hamil, Bayi Lahir di Mobil

Gambar atau konten salah?

Suara sirene tiba-tiba memecah kemacetan di Jalan Dr Wahidin, Gresik. Sebuah Toyota Avanza hitam melaju dengan tergesa-gesa. Di dalamnya, seorang ibu hamil berusaha keras menahan rasa sakit. Proses persalinan sudah dimulai. Bahkan, kepala bayinya sudah mulai terlihat.

Personel Satuan Lalu Lintas Polres Gresik yang sedang melakukan patroli rutin langsung bereaksi. Mereka tidak punya banyak waktu. Setiap detik sangat berharga untuk menyelamatkan dua nyawa sekaligus.

Kejadian ini bermula saat mobil patroli melihat sebuah Toyota Avanza yang berada di depannya tiba-tiba menepi. Pengemudi membuka kaca jendela dan melambaikan tangan. Ia memohon pertolongan. Tanpa ragu, petugas menghampiri mobil tersebut.

Di dalam mobil, Arfrida Anggraeni, seorang perempuan asal Sidoarjo, tampak meringis kesakitan. Kontraksi hebat terus menyerangnya. Situasinya ternyata jauh lebih genting dari perkiraan awal. Proses melahirkan sudah berlangsung di dalam mobil.

"Saat kami cek, kondisi kepala bayi ternyata sudah mulai keluar. Tanpa pikir panjang, kami langsung mengambil tindakan darurat untuk melakukan percepatan dan pengawalan menuju rumah sakit," kata salah satu personel Sat Lantas Polres Gresik pada Senin, 13 Juli 2026.

Petugas segera menyalakan sirene dan lampu rotator mobil patroli. Kendaraan lain di jalan diminta menepi. Tujuannya satu: Avanza yang membawa Arfrida bisa melaju tanpa hambatan menuju RSUD Ibnu Sina Gresik.

Sepanjang perjalanan, suasana sangat menegangkan. Polisi terus membuka jalur di tengah arus kendaraan yang padat. Sementara itu, keluarga di dalam mobil berusaha menenangkan Arfrida yang terus berjuang melahirkan.

Sesampainya di depan Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Ibnu Sina Gresik, personel Sat Lantas tidak berhenti. Mereka segera berkoordinasi dengan petugas keamanan rumah sakit. Tim medis dipanggil untuk memberikan penanganan secepat mungkin.

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Bayi yang hampir lahir sempat tertahan karena celana panjang yang dikenakan sang ibu. Tim medis bersama petugas bergerak sigap membantu proses persalinan. Akhirnya, ibu dan bayi berhasil diselamatkan.

Setelah mendapatkan penanganan medis, kondisi Arfrida dan bayinya dipastikan sehat. Keduanya kemudian menjalani perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin memberikan apresiasi atas kesigapan anggotanya. Menurutnya, tindakan cepat itu adalah bagian dari tugas Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

"Membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, terlebih dalam situasi darurat medis yang mengancam keselamatan jiwa, sudah menjadi kewajiban setiap anggota Polri. Kami harus selalu hadir dan siap sedia saat masyarakat membutuhkan bantuan," tegasnya.

Ia berharap tindakan kemanusiaan ini bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada kepolisian. Nur Arifin juga mengimbau warga agar tidak ragu meminta bantuan kepada petugas jika menghadapi situasi darurat di jalan raya.

"Jangan ragu untuk meminta tolong kepada polisi," katanya.

Keluarga Arfrida pun turut menyampaikan rasa syukur. Mereka mengaku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika tidak bertemu patroli Satlantas di tengah perjalanan menuju rumah sakit.

"Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak-bapak polisi Sat Lantas Polres Gresik. Terima kasih atas respons cepat langsung dibantu dan dikawal menuju rumah sakit. Alhamdulillah ibu dan bayi selamat. Semoga seluruh personel Polres Gresik selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam bertugas melayani masyarakat," ucap salah satu perwakilan keluarga.

Peristiwa ini menunjukkan bagaimana kesigapan petugas di lapangan bisa membuat perbedaan besar dalam situasi darurat. Tanpa pengawalan dan pembukaan jalur, perjalanan menuju rumah sakit bisa memakan waktu lebih lama. Dan dalam kasus persalinan, waktu adalah segalanya. Kehadiran patroli lalu lintas yang kebetulan berada di lokasi yang tepat pada saat yang tepat menjadi faktor penentu keselamatan ibu dan bayi.

sirenepersalinan daruratpengawalan polisiSatlantas Gresikibu hamilevakuasiRSUD Ibnu Sina

Komentar

Memuat komentar...