Polres Cimahi Dukungan Jagung, Panen 377,5 Ton di Bandung Barat

Ratna D. · 2 min baca · 1 hari lalu · 6 dibaca
Bisik.id
Polres Cimahi Dukungan Jagung, Panen 377,5 Ton di Bandung Barat

Gambar atau konten salah?

Di wilayah Kabupaten Bandung Barat, lahan‑lahan yang dulu tidak menghasilkan apa‑apa kini mulai memberi manfaat bagi masyarakat. Jutaan batang jagung yang ditanam beberapa bulan lalu mulai menampilkan hasilnya.

Para penggarap, yang tersebar dari ujung utara hingga selatan Bandung Barat, menerima bibit dan alat dari Polres Cimahi. Mereka bekerja keras dan telaten merawat tanaman penghasil karbohidrat selain padi dan gandum.

Polres Cimahi menargetkan penanaman jagung dengan luas 1.700 hektar. Produksi jagung tersebut nantinya akan diserap oleh Bulog dengan target sebesar 2.500 ton. Syaratnya, kadar air di bawah 14 persen dan antitoksin di bawah 50 ppb.

“Sampai saat ini Polres Cimahi terus berproses dalam swasembada pangan ini, dengan luas lahan yang sudah ditanami jagung 334,50 hektar, dan lahan yang berhasil panen sebanyak 377,5 ton, yang sudah diserap bulog sebanyak 165 ton,” kata Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra saat dikonfirmasi pada 09 Juni 2026.

Bantuan yang sudah disalurkan kepada kelompok tani di wilayah tersebut berupa traktor bajak, pupuk NPK, dan bibit jagung unggul hibrida. Bantuan itu bertujuan meningkatkan kualitas panen serta efisiensi penggarapan lahan oleh petani.

“Tentunya kami juga memberikan bantuan, sebagai langkah dukungan agar meningkatkan produksi panen jagung. Semua bantuan yang kita berikan harus dimanfaatkan sebaik mungkin,” kata Niko.

Ita Sumitra (60), salah seorang petani jagung yang terlibat, senang bisa produktif lagi. Sudah 4 bulan, Ita dan puluhan petani lain di Desa Kanangasari, Kecamatan Cikalongwetan, mengelola tanaman jagung di lahan perbukitan yang sebelumnya ditanami tanaman keras.

“Sudah 4 bulanan, sebelumnya ya serabutan. Jadi sebelum ikut bertani, ada pelatihan dulu. Untuk menanam jagung saya pribadi baru sekarang,” kata Ita.

Ita mengaku tidak mengalami kesulitan besar dalam menanam hingga merawat tanaman jagung di lokasi tersebut. Tantangan utama adalah kontur tanah yang berbukit‑bukit.

“Kalau kesulitan, ya itu lokasinya kan nggak rata di sini. Banyak bukitnya, jadi lumayan capek. Mudah‑mudahan bisa manjang dan bikin kami sejahtera,” kata Ita.

Dengan dukungan Polres Cimahi, para petani di Bandung Barat kini dapat memanfaatkan lahan yang sebelumnya tidak produktif. Hasil panen jagung yang meningkat memberi harapan bagi ketahanan pangan lokal dan kesejahteraan petani di daerah tersebut.

Polres CimahijagungKabupaten Bandung BaratBulogpupuk NPKlahanpetani

Komentar

Memuat komentar...