Prabowo Beli Sapi Kurban Rp143 Juta, Patih Gajah Mada

Rizki W. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 96 dibaca
Bisik.id
Prabowo Beli Sapi Kurban Rp143 Juta, Patih Gajah Mada

Gambar atau konten salah?

Pada 22 Mei 2026, Presiden Prabowo membeli sapi kurban milik Bang Yanto Farm di Binjai, Sumatera Utara, seharga Rp 143 juta. Sapi tersebut bernama Patih Gajah Mada dan memiliki berat lebih dari satu ton.

Menurut pemilik, Yanto, empat sapi dari farmnya terpilih kembali untuk sapi kurban banpres tahun ini. Ia menjelaskan, “Ada empat sapi dari Bang Yanto Farm yang Alhamdulillah terpilih lagi untuk sapi kurban banpres tahun ini. Untuk sapi tingkat provinsi Sumut jenisnya Pegon dengan bobot 1 ton 114 kilogram yang usianya 4,5 tahun yang harganya Rp 143 juta,”

Sapi Pegon ini memiliki tinggi mencapai 165 cm dan menampilkan corak hitam‑putih yang tampak tegap. Beratnya 1 ton 114 kilogram dan usianya 4,5 tahun menunjukkan bahwa ia telah melewati fase pertumbuhan optimal.

Yanto menjelaskan proses pemeliharaan: “Dalam perawatan untuk sapi jumbo ini pertama harus kita tentukan bakalannya yang tipenya itu memang bangsa besar, harus ada persilangan sapi dari Australia. Baru kemudian kita kasih makan perawatan dengan cara 1 hari itu 2 kali mandi. Kita kasih makan konsentrat kering yang mengandung protein tinggi yang hijau seperti rumput atau barang jagung,”

Patih Gajah Mada akan disumbangkan ke Kota Binjai pada Idul Adha 2026. Yanto mengumumkan, “Pagi hari saat hari H akan kita antar ke tanah lapang Merdeka Binjai,”

Sapi-sapi lain yang dibeli Presiden juga akan dikirim ke daerah lain. Dua sapi berjenis Limosin, satu berukuran 950 kg ke Kabupaten Mandailing Natal dan satu lagi 850 kg ke Nias Barat. Sapi ketiga berjenis Semental berusia 4 tahun akan dikirim ke Nias Utara.

Yanto menambahkan, “Kalau sapi untuk ke Nias akan kita kirim hari minggu ini dan sapi ke Mandailing Natal pada hari Senin depan akan kita kirim,”

Proses pemeliharaan selama empat tahun memastikan sapi mencapai bobot maksimal. Perawatan rutin, pakan konsentrat tinggi protein, serta mandi dua kali sehari menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hewan ini.

Dengan penjualan ini, Presiden Prabowo mendukung tradisi Idul Adha dan memperkuat hubungan antara pemerintah dan peternak lokal. Bang Yanto Farm tetap berfokus pada produksi sapi berkualitas tinggi untuk kebutuhan kurban nasional.

Penjualan sapi kurban oleh Presiden menegaskan perhatian terhadap kesejahteraan peternak dan keberlanjutan produksi hewan. Yanto menekankan pentingnya perawatan intensif dan pemilihan bibit unggul dalam menghasilkan sapi kurban yang layak.

Presiden PrabowoSapi kurbanBang Yanto FarmPatih Gajah MadaIdul Adha 2026PegonPerawatan intensif

Komentar

Memuat komentar...