Prabowo Dorong Jepang Luncurkan Proyek Gas Blok Masela

Ayu W. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 109 dibaca
Bisik.id
Prabowo Dorong Jepang Luncurkan Proyek Gas Blok Masela

Gambar atau konten salah?

Prabowo Subianto mengajak pemerintah Jepang agar proyek migas raksasa di Blok Masela di perairan Maluku segera berjalan. Proyek ini sudah lama terhenti, dan Presiden berharap langkah cepat dapat memulainya.

Di Istana Akasaka, Tokyo, pada 31 Maret 2026, Prabowo bertemu dengan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi. Selama pertemuan, ia menyampaikan harapannya agar proyek tersebut dapat segera beroperasi. Ia menegaskan, “Kami menyambut baik perusahaan korporasi Jepang Inpex yang berinvestasi di proyek gas abadi di Blok Masela. kita setelah penundaan yang cukup panjang kita berharap ini bisa segera terwujud,”. Kutipan ini diambil dari keterangan tertulis yang dirilis pada 1 April 2026.

Inpex, perusahaan migas asal Jepang, sudah menjadi salah satu pihak utama yang mengelola blok tersebut. Proyek ini menargetkan produksi gas yang dapat menambah pasokan energi nasional.

Di sisi lain, Bahlil Lahadalia, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, menyoroti potensi peningkatan nilai investasi proyek. Ia mengatakan bahwa nilai awal proyek Blok Masela adalah US$ 20,9 miliar atau sekitar Rp 355 triliun (kurs Rp 16.995). Peningkatan ini diperkirakan akibat kondisi geopolitik yang tidak menentu. Ia mengungkapkan, “Total Blok Masela US$ 20,9 miliar. Itu nilai awal ya kemungkinan besar ketika terjadi geopolitik yang tidak menentu itu akan terjadi peningkatan, tapi setelah nanti pada saat implementasinya,”.

Bahlil menambahkan bahwa proyek ini telah memasuki tahap tender engineering, procurement, and construction (EPC). Targetnya adalah agar tender berlangsung pada 2026, bersamaan dengan final investment decision (FID) yang juga diharapkan selesai pada tahun yang sama.

Menurutnya, jika proyek ini dapat direalisasikan sesuai rencana, ketahanan energi nasional di sektor migas akan terjamin. Ia juga menegaskan bahwa Indonesia akan menjadi salah satu pemain gas di tingkat dunia. Ia berkata, “Kalau ini mampu kita lakukan maka ketahanan energi kita di sektor migas itu akan semakin kuat dan sekaligus menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemain gas di dunia,”.

Selama perbincangannya dengan manajemen Inpex, Bahlil menegaskan bahwa pemerintah akan membeli hasil produksi dari Blok Masela jika belum ada pembelinya, memastikan pasokan tetap terjaga.

Proyek ini menandai upaya Indonesia untuk memperkuat posisi energi nasional dan meningkatkan kontribusi sektor migas di panggung global.

Prabowo SubiantoProyek migas Blok MaselaInpexInvestasi US$ 20,9 miliarGeopolitikKetahanan energi nasionalPasokan gas

Komentar

Memuat komentar...