Prabowo Umumkan Program Tukar Tambah Motor Listrik

Fitri A. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Prabowo Umumkan Program Tukar Tambah Motor Listrik

Gambar atau konten salah?

Pemerintah tengah menyusun skema khusus untuk mendorong masyarakat beralih dari sepeda motor berbahan bakar bensin ke motor listrik. Presiden Prabowo Subianto secara langsung mengumumkan rencana ini saat meresmikan Motor Listrik Nasional di Cikarang, Jawa Barat, pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Salah satu skema yang disiapkan adalah program tukar tambah. "Kita ada skema-skema nanti yang sudah terlanjur punya motor bensin, nanti kita pikirkan bagaimana kita bisa tukar tambah. Kau setor motor yang lama, dapat motor baru, ya tambah dikit lah ya kan," ujar Prabowo.

Di sisi lain, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, atau yang dikenal sebagai BPI Danantara, mendorong bank-bank milik negara (Himbara) untuk memberikan insentif berupa uang muka atau down payment (DP) sebesar 0% untuk kredit pembelian motor listrik baru. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya mendongkrak minat publik. "Di dalam Danantara, kami sudah berbicara dengan seluruh perbankan dan juga seluruh institusi finansial di bawah Danantara bahwa kita siap mendukung dari perbankan kami untuk memberikan pendanaan," kata Rosan dalam acara yang sama.

Saat ini, besaran uang muka atau DP untuk kredit motor listrik dari perbankan masih berkisar 10% dari harga kendaraan. Angka ini dinilai masih menjadi salah satu pertimbangan utama masyarakat sebelum memutuskan membeli motor listrik. Karena itu, Danantara berinisiatif memangkas besaran DP tersebut, bahkan siap menghapuskannya menjadi 0% jika memungkinkan.

"DP-nya yang selama ini masih ada, kalau menurut informasi dari perbankan kami itu ada 10%, kita akan coba reduce bahkan akan kita coba hilangkan (DP 0%)," tegas Rosan.

Tidak hanya memangkas DP, Rosan mengaku pihaknya juga sudah menyiapkan penyesuaian suku bunga yang lebih rendah dan tenor pinjaman yang lebih panjang. Tujuannya agar cicilan motor listrik menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat luas.

Skema tukar tambah motor bensin ke motor listrik dan insentif DP 0% ini menunjukkan bahwa pemerintah dan Danantara berupaya menghilangkan hambatan finansial yang selama ini membatasi adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

motor listrikskema tukar tambahDP 0%insentif kreditPemerintahBPI DanantaraHimbara

Komentar

Memuat komentar...