Prathab Muniandy Rekor Dunia, Memiliki 42 Gigi Tanpa Masalah
Gambar atau konten salah?
Prathab Muniandy, seorang pria Malaysia berusia 42 tahun, kini memegang rekor dunia sebagai orang dengan jumlah gigi terbanyak menurut Guinness World Records.
Ia baru menyadari keberadaan gigi tambahan saat makan malam bersama keluarganya pada (01 Januari 2021). Saat itu, mereka menghitung 38 gigi. Rontgen menunjukkan empat gigi lagi belum tumbuh. Pada (01 Januari 2023), ia mengetahui totalnya mencapai 42 gigi, sebagian besar tumbuh lurus tanpa komplikasi.
Menurut Dr. Ollie Jupes, ahli gigi, kondisi ini dikenal sebagai hiperdontia. Hiperdontia terjadi pada sekitar 0,1 hingga 3,8 persen populasi. Penyebabnya biasanya genetik atau gangguan pada lamina gigi, sel yang membentuk gigi selama perkembangan. Gigi tambahan tidak perlu dicabut jika tidak menimbulkan masalah. Namun, jika mengganggu kebersihan atau fungsi rahang, dapat menyebabkan kerusakan gigi, penyakit gusi, atau disfungsi rahang.
Muniandy menambahkan bahwa memiliki lebih banyak gigi memberi perawatan tambahan, namun ia merasa bangga memegang rekor. Ia menganggap pengalaman ini unik dan menonjol.
Kasus serupa terdokumentasi pada (01 Januari 2011) ketika seorang anak perempuan berusia 11 tahun memiliki total 81 gigi: 18 gigi susu, 32 gigi permanen, dan 31 gigi supernumerary. Banyak gigi tambahan diduga terkait kelainan genetik sehingga sebagian besar harus dicabut. Pencabutan harus dijadwalkan hati-hati agar tidak merusak tulang rahang atas dan bawah. Tidak ada perbedaan morfologis jelas antara gigi supernumerary dan permanen. Gigi yang belum erupsi seringkali tidak praktis untuk dimasukkan ke lengkung gigi dalam perawatan ortodontik.
Kesimpulannya, kasus Muniandy menyoroti keberadaan hiperdontia yang jarang terdeteksi sampai individu menyadari keanehan jumlah gigi mereka. Penanganan tepat dan pembersihan rutin tetap penting untuk mencegah komplikasi kesehatan mulut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luhut Akui Program Makan Gratis Terlalu Tergesa-gesa
Tio Pakusadewo Pulih, Cegukan Tanda Jantung Bermasalah
15,6% Warga Malaysia Mengidap Diabetes, Banyak Tak Sadar
Menkes Peringatkan: 4 Sendok Kecap Manis Bisa Lampaui Batas Garam Harian
5 Makanan Sarapan yang Justru Berbahaya, Kata Ahli Gizi
Satu dari Enam Warga Malaysia Kena Diabetes, Obesitas Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Yamaha Fazzio Hybrid: Dari Kanvas Kreatif hingga Motor Fungsional
Rektor ITB Usulkan Mahasiswa Tahu Nilai UTBK Dulu Sebelum Daftar Kampus
Toyota Fortuner Pelat Merah Dilelang, Pajak Cuma Rp 1,8 Juta
Tecno Rilis EllaClaw, Agen AI yang Bisa Otomatiskan Tugas Ponsel
Ahli Bantah Gempa California dan Jepang Saling Terkait
Jepang Kembali Gagalkan Tim Eropa, Lolos ke 32 Besar Piala Dunia
